Rabu, 27 Maret 2013

Steve Jobs Ternyata Berasal dari Garis Keturunan Nabi Muhammad SAW


Siapa yang tak mengenal tokoh yang satu ini. Steve Jobs. Sang inovator paling handal di dunia. Semua orang rasanya sangat kagum dengan ide dan pemikiran beliau terhadap kemajuan teknologi. Beliau meninggalkan hal yang sangat berharga bagi dunia melalui penemuan-penemuannya.Tapi tahukah anda tentang asal asul pria hebat ini?

Setelah diketahui ia ternyata punya darah Suriah, dari ayahnya, Abdul Fattah John Jandali, ada satu lagi temuan yang unik.


bassa jandali and steve jobs jandali

Setelah dirunut-runut, riwayat keluarga Jandali ternyata salah satu keluarga terkemuka di Homs, Suriah. Sepupu Steve Jobs, Bassma Al Jandali, menegaskan trah Jandali punya garis keturunan langsung dengan Nabi Muhammad SAW!


“Ayah Steve, Paman saya, Abdul Fattah John Jandali datang dari Homs. Keluarga Jandali adalah keluarga yang punya hubungan darah dengan keluarga Nabi Muhammad SAW,” kata Bassma, seperti dikutip dari Gulf News. Basma adalah seorang jurnalis di Timur Tengah.

Steve Jobs Jandali pun ternyata punya nama Arab. Nama Arabnya adalah Abdul Lateef Jandali. Ketika ia lahir dan diadopsi oleh keluarga yang memberinya nama Steve Jobs. Bassma bercerita, ketika kecil ibunya Bushra Jandali Rifa’e kerap mengatakan ada keturunan Jandali yang hidup di AS. Itu adalah pamannya, Abdul Fattah Jandali, yang juga ayah Steve Jobs.

Belakangan, paman Bassma lainnya Abdul Wahid, bercerita kalau Abdul Fattah Jandali akhirnya punya anak di luar nikah dengan Joanne. Anak itu akhirnya diadopsi oleh keluarga lain. Abdul Fattah memilih tak pulang ke Suriah karena malu akan skandalnya. Tapi akhirnya ia tetap menikahi Joanne dan punya puteri (adik Steve Jobs) bernama Mona Jandali Simpson.
“Kami memang tak pernah bertemu. Tapi kami semua di bawah trah Jandali tetap punya hubungan. Saya merasa seharusnya saya bertemu Steve. Seharusnya saya melepasnya, mengatakan sampai jumpa..,” kata Bassma.

Bagaimana Proses Terjadinya Uban dan Penyebabnya?


Uban. Rasanya semua orang tidak suka dengan kehadirannya. Tapi banyak diantara kita yang sudah beruban. Lalu bagaimana uban bisa terbentuk? Mari kita simak!

penyebab uban ubanan dikepala

Uban adalah rambut yang berubah warna menjadi abu-abu kemudian putih. Rambut asli orang Indonesia pada umumnya memiliki warna hitam atau gelap karena memiliki kandungan kadar melanin yang lebih tinggi. Saat rambut berubah menjadi putih dan menjadi uban, terjadi proses perubahan kadar melanin. Pada uban yang berwarna putih melanin tidak lagi diproduksi, sehingga rambut baru tumbuh tanpa mendapatkan pewarnaan dari melanin.
Timbulnya uban biasanya terkait dengan usia dan kemampuan tubuh untuk memproduksi melanin, sehingga biasanya uban mulai timbul pada usia 40 tahun ke atas. Akan tetapi uban dapat muncul pada usia lebih muda karena adanya faktor genetis.
Salah satu cara untuk mencegah dan mengatasi timbulnya uban sebelum waktunya adalah dengan mempelajari penyebabnya. Seringkali, kebiasaan kitalah yang mendorong munculnya si rambut putih itu.

1. Kebiasaan merokok
Racun-racun yang ada di dalam rokok membuat tubuh mengalami penuaan dini. rambut pun ikut memutih karenanya. Jika tak ingin uban muncul sebelum waktunya, berhentilah merokok.

2. Stres
Saat mengalami stres, metabolisme tubuh terganggu secara keseluruhan. Ketidakseimbangan dalam tubuh membuat efek yang beragam. Termasuk timbulnya uban. Maka sebisa mungkin hindari stres. Tenangkan diri Anda setiap ada tekanan yang berat.

3. Perhatikan pola makan
Uban juga bisa disebabkan karena jaringan protein yang rusak dalam tubuh karena pola makan yang salah. Untuk itu, perhatikan benar nutrisi yang masuk ke tubuh Anda.

4. Pemakaian zat kimia berlebihan di rambut
Tak hanya pola makan yang dapat merusak jaringan protein di rambut. Pemakaian produk kimia di rambut seperti cat dan obat keriting juga bisa membuat jaringan rambut rusak. Uban pun muncul karenanya. Oleh karena itu, jangan terlalu sering menggunakan mengguanakan produk-produk tersebut. Jika Anda mengecat atau mengeriting rambut, pastikan untuk menggunakan shampo dan pelembab khusus untuk menjaga kesehatan rambut.

Pembunuhan Berantai bisa diramalkan oleh Rumus Matematika


Pembunuhan Berantai bisa diramalkan oleh Rumus Matematika

Berbicara matematika pasti berbicara tentang angka, hitungan dan rumus. Tapi tahukah anda bahwa ada sisi menarik dari matematika? Apa itu? Matematikawan di inggris , MV Simkin dan VP Roychowdhury dari UCLA, menemukan bahwa pola pembunuhan berantai ternyata lekat pada rumus matematika. Ritme pembunuhan ini kini terungkap dengan jelas. Ingin tahu?

Ini dia jawabannya. Alasan pembunuh membunuh lekat pada fungsi matematika yang dikenal sebagai ‘tangga iblis’. Fungsi ini dapat menunjukan pembunuhan berantai bekerja dengan ritme yang didorong sel saraf dalam otak.

Pola sel otak ini serupa dengan pola epilepsy, namun bedanya, dorongan yang muncul adalah dorongan yang menyerang dan membunuh. Pembunuhan ini lebih cenderung membunuh lagi setelah pembunuhan pertama. Pembunuhan tak akan terjadi saat rangsangan sel otak  mencapai batas tertentu. Pembunuh butuh waktu untuk merencanakan dan menyiapkan kejahatan. Dapat disimpulkan pembunuhan akan terjadi saat rangsangan melebihi batas atau pembunuh melatih efek rangsangan pada pembunuh.
Wow! Bagaimana menurut anda?

63% Pengeluaran Rumah Tangga Terbesar di Indonesia untuk Membeli Rokok

http://dammar-asihan.blogspot.com/

Rokok masih menjadi pengeluaran terbesar untuk kebutuhan rumah tangga di Indonesia. Menurut penelitian, sebesar 63% pengeluaran rumah tangga di Indonesia paling besar untuk membeli rokok. Beberapa praktisi kesehatan sangat menyayangkan hal ini karena rokok merupakan pengeluaran yang tidak memberikan manfaat bagi rumah tangga. Risiko yang ditimbulkan oleh rokok akan meningkatkan penyakit seperti serangan jantung, paru-paru, dan stroke.

"Membeli rokok apalagi mengonsumsinya seolah-olah membeli penyakit di masa depan," menurut tim peneliti.
Yang lebih mengherankan, menurut data Susenas (Survei Sosial Ekonomi Nasional) tahun 2010, pengeluaran rumah tangga untuk rokok ternyata jauh lebih besar dikeluarkan rumah tangga termiskin karena mencapai 12% dan dibandingakan dengan pengeluaran rokok bagi orang kaya hanya sekitar 7% untuk membeli rokok.

"Pengeluaran rokok bagi orang miskin setara dengan 13x pengeluaran daging, 5x pengeluaran susu dan telur, 6x pengeluaran pendidikan dan 6x pengeluaran untuk kesehatan. Sebaliknya, jika perokok miskin mengalokasikan dananya untuk membeli daging dan kebutuhan lain, maka kualitas dan SDM keluarga miskin akan meningkat," begitu isi penelitian yang tertulis dalam buku ' Bunga Rampai Fakta Tembakau dan Permasalahannya di Indonesia tahun 2012' seperti dikutip liputan6.com, Kamis (31/1/2013).

Data Susenas juga mencatat jumlah pengeluaran untuk kesehatan per bulan yang dikeluarkan oleh perokok miskin, hanya sekitar 2,02% dengan pengeluaran sebesar Rp 17.470 yang tidak sebanding dengan pengeluaran rokok yang mencapai Rp 102.956. Menteri Kesehatan, Nafsiah Mboi pernah berbicara kalau pengeluaran rokok ini juga tidak sesuai dengan pengeluaran untuk penyakit yang dirawat di rumah sakit akibat rokok dan komplikasinya yang mencapai Rp 231,27 triliun dari beban anggaran untuk warga miskin.

Dengan pengeluaran terbesar yaitu rokok dan sirih, perokok miskin mengalahkan 23 jenis pengeluaran penting lainnya per tahun.

Pengeluaran rumah tangga untuk daging hanya 0,90% berarti hanya sebesar Rp 7.759 per tahun. Komposisi ini jauh lebih kecil dibanding rokok. Pengeluaran susu dan telur sebesar Rp 19.437 dengan persentase 2,25%.

Ikan dan sayur-sayuran dengan persentase masing-masing 6,06% dan 5,68% dengan pengeluaran hanya sebesar Rp 52.368 dan Rp 49.127. Ini juga dikhawatirkan oleh Mentri Kesehatan karena dinilai kedua makanan ini bisa meningkatkan gizi masyarakat dan bisa mengentaskan kemiskinan.

Berikut ini daftar pengeluaran rumah tangga berdasarkan persentase dan peringkat kebutuhan per tahun yang diolah dari Susenas :

  • Padi-padian (18,03%) dengan total pengeluaran Rp 155.896
  • Rokok (11,91%) dengan total pengeluaran Rp 102.956
  • Sewa (8,40%) dengan total pengeluaran Rp 72.589
  • Listrik, telepon dan gas (7,70%) dengan total pengeluaran Rp 66.537
  • Barang dan jasa (6,52%) dengan total pengeluaran Rp 56.410
  • Ikan (6,06%) dengan total pengeluaran Rp 52.368
  • Sayur-sayuran (5,68%) dengan total pengeluaran Rp 49.127
  • Bahan minuman (3,95%) dengan total pengeluaran Rp 34.151
  • Pakaian dan alas kaki (3,63) dengan total pengeluaran Rp 31.354
  • Minyak dan lemak (3,30%) dengan total pengeluaran Rp 27.655
  • Kacang (2,28%) dengan total pengeluaran Rp 19.700
  • Telur dan susu (2,25%) dengan total pengeluaran Rp 19.437
  • Kesehatan (2,02%) dengan total pengeluaran Rp 17.470
  • Pendidikan (1,88%) dengan total pengeluaran Rp 16.257
  • Bahan makanan lain (1,88%) dengan total pengeluaran Rp 16.233
  • Bumbu (1,77%) dengan total pengeluaran Rp 15.305
  • Umbi-umbian (1,30%) dengan total pengeluaran Rp 11.211
  • Buah-buahan (1,26%) dengan total pengeluaran Rp 10.294
  • Barang tahan lama (1,13%) dengan total pengeluaran Rp 9.809
  • Daging (0,90%) dengan total pengeluaran Rp 7.759
  • Pajak dan asuransi (0,72) dengan total pengeluaran Rp 6.260
  • Pesta dan upacara (0.70%) dengan total pengeluaran Rp 6.058
  • Pemeliharaan rumah (0,53%) dengan total pengeluaran Rp 4.613
  • Minuman alkohol (0,15%) dengan total pengeluaran Rp 1.302

Teknologi Terbaru : Kaca Mata Google

Teknologi Terbaru : Kaca Mata Google - Adalah komputer yang dpt dipakai dengan head-mounted display (HMD) yang sedang dikembangkan oleh Google dalam penelitian proyek kaca dan proyek pembangunan, dengan misi memproduksi komputer secara massal ke pasar. Kacamata Google ini menampilkan informasi dalam format smartphone seperti hands-free, yang dapat berinteraksi dengan Internet melalui perintah

Apa Itu Google Tag Manager?

Apa Itu Google Tag Manager? - Satu lagi layanan baru Google diluncurkan. Yang satu ini namanya Google Tag manager. Layanan ini baru diluncurkan Google di bulan Oktober ini. Pertanyaannya pasti kemudian, apa manfaatnya google tag manager bagi internet marketer dan pebisnis internet seperti kita-kita ini?Mari simak lebih jauh… Sebelum masuk pada kegunaan Google Tag Manager, perlu diketahui kenapa

Selasa, 26 Maret 2013

Jenis-jenis Pengunjung Situs

Jenis-jenis Pengunjung Situs - Pasive income yang bisa didapatkan dengan mengikuti program Pay Per Click (PPC) memang sangat fluktuatif. Salah satu hal yang mempengaruhi hal ini adalah jumlah trafik atau pengunjung dari situs kita. Tema inilah yang kemudian membuat penulis merasa perlu untuk membuat catatan berantai mengenai jenis pengunjung, jenis content dsb sebagai bahan pembelajaran diri