Tampilkan postingan dengan label Pendidikan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pendidikan. Tampilkan semua postingan

Selasa, 30 April 2013

PENGUMUMAN HASIL UJIAN NASIONAL SMP/MTs 2013

Pengumuman Hasil Ujian Nasional SMP/MTs 2013 - MotivasiCinta.com - Alhamdulillah update lagi kali ini akan berbagi informasi seputar Pengumuman Hasil Ujian Nasional SMP/MTs 2013, sebelumnya berbagi informasi Pengumuman Hasil Ujian Nasional SMA/SMK 2013.


Pengumuman Hasil Ujian Nasional SMP/MTs 2013
Hasil Ujian Nasional SMP/MTs 2013, mudah-mudahan sesuai yang dinginkan para adik-adik semuanya dan

PENGUMUMAN HASIL UJIAN NASIONAL SMA/SMK 2013

Pengumuman Hasil Ujian Nasional SMA/SMK 2013 - MotivasiCinta.com - Alhamdulillah update lagi kali ini akan berbagi informasi seputar Pengumuman Hasil Ujian Nasional SMA/SMK 2013.


Pengumuman Hasil Ujian Nasional SMA/SMK 2013
Hasil Ujian Nasional SMA/SMK 2013 mudah-mudahan semuanya lulus dan hasilnya memuaskan, walaupun Ujian Nasional ini tidak serentak seluruh Indonesia, yang jelas untuk

Sabtu, 13 April 2013

Pengalaman kuliah di Harvard University.

Dua pertanyaan yang paling sering orang tanyakan pada saya saat mereka tahu saya berkuliah di Harvard adalah: 1) Seperti apa rasanya kuliah di Harvard?; dan 2) Bagaimana caranya agar bisa diterima di Harvard? Menurut saya, pertanyaan pertama lebih penting daripada pertanyaan kedua. Jika seseorang tahu manfaat sesuatu, bagaimana rasanya sesuatu, ia akan menemukan cara untuk mendapatkannya. Melalui tulisan ini saya akan menjawab pertanyaan yang pertama tentang manfaat berkuliah di universitas dengan brand paling terkenal di dunia: Harvard University.

Tulisan lain di blog ini yang berjudul “Don’t Get a Degree, Get an Education” oleh Paul Edison berargumen bahwa hasil terpenting dari berkuliah bukanlah gelar, tapi pendidikan yang didapatkan. Menurut saya, argumen ini walau romantis, tidaklah tepat: gelar atau brand (merek) sama pentingnya, atau bahkan lebih penting, daripada pengetahuan dan keterampilan yang didapatkan.

Paling tidak ada dua hal yang membuat gelar sama pentingnya dengan pengetahuan yang didapat. Yang pertama: gelar memberikan sinyal tentang pengetahuan dan keterampilan yang dimiliki seseorang. Seorang sarjana lebih mudah mendapat pekerjaan daripada seseorang yang tidak kuliah tapi membaca semua buku kuliah. 

Seseorang dengan gelar dari Universitas Indonesia dipanggil wawancara sedangkan sarjana dari Universitas Bengkulu tidak, walaupun keterampilan keduanya sama persis. Seseorang dengan gelar dari Harvard University mendapat pekerjaan yang lebih baik daripada sarjana dari Harvard State University of Southern Idaho yang pengetahuannya sama persis. 


Beberapa industri seperti konsultan manajemen dan bank investasi hanya memproses pelamar lulusan universitas tertentu. Paul sendiri mungkin tidak akan dipanggil wawancara di Yahoo! jika ia bukan lulusan UC Berkeley. Tragis memang, tapi begitulah realitanya.
Saya sendiri merasakan banyak sekali pintu yang terbuka setelah menyandang gelar mahasiswa Harvard. Saat melakukan penelitian di Indonesia, semua orang dengan posisi penting yang ingin saya temui bersedia untuk ditemui. Belum tentu orang-orang ini bersedia saya temui jika saya datang dua tahun lalu, dengan gelar lulusan Universitas Indonesia. 


Dalam studi tur ke Turki yang saya ikuti bersama mahasiswa Harvard lainnya, kita ditemui presiden, wakil perdana menteri, dan sejumlah menteri Turki. Maukah para VVIP ini bertemu jika yang datang adalah mahasiswa universitas lain? Belum tentu.

Alasan kedua mengapa gelar sangat penting adalah gelar atau brand mendatangkan sumber daya yang membuat kualitas pendidikan lebih baik. Calon mahasiswa terbaik di dunia tertarik berkuliah di universitas yang memiliki brand yang baik. Input mahasiswa yang baik membuat output proses pendidikan lebih baik. Brand juga menarik pengajar, investor, dan donatur ke universitas tertentu. Semua ini membuat sumber daya yang tersedia berlimpah, yang mendukung proses pendidikan, sehingga lulusan pun secara nyata memiliki pengetahuan dan keterampilan yang lebih baik.

Harvard University memiliki dana abadi terbesar di dunia, jumlahnya kira-kira Rp320 triliun. Dengan dana ini fasilitas pendidikan menjadi sangat baik. Misalnya, Harvard bisa membangun sistem perpustakaan yang merupakan sistem akademik terbesar di dunia dengan 80 perpustakaan dan 15 juta buku . Dari segi mahasiswa, pada tahun 2012 ada 34.302 pelamar ke program S1 Harvard. Lebih dari setengahnya memiliki nilai SAT 3% teratas dari semua yang mengambil tes SAT di seluruh dunia. 3.800 orang merupakan lulusan terbaik di SMA-nya. Dari seluruh pelamar ini yang diterima hanya 2.032 orang, atau 5,9% . Input yang baik ini tentu membuat proses pendidikan menjadi sangat kompetitif. Apakah para investor dan donatur mau menyumbang ke universitas selain Harvard? Apakah sama banyaknya pelamar berkualitas yang melamar ke universitas selain Harvard? Belum tentu.


Saya sudah menunjukkan bahwa gelar atau brand yang baik memberikan sinyal tentang kualitas pendidikan yang baik, dan juga membuat kualitas pendidikan lebih baik secara nyata. Mengapa saya menyampaikan ini semua? Apakah kita harus menjadi orang yang picik yang semata-mata mengejar gelar? Tidak. Masalahnya adalah kebanyakan pelamar dari Indonesia tidak berani melamar ke universitas dengan brand yang baik atau tidak mengenal sekolah dengan brand yang baik beserta manfaat berkuliah di sana. Hal ini berulang kali saya dengar langsung dari calon mahasiswa dan mahasiswa Indonesia, dari pemberi beasiswa dan dari pengajar. Jumlah mahasiswa Indonesia di universitas dengan brand yang baik di Amerika Serikat sangat sedikit, sangat tidak representatif dibandingkan jumlah penduduk Indonesia. Kontras sekali dengan jumlah mahasiswa dari, misalnya Singapura atau Thailand. Bukan berarti calon mahasiswa Indonesia tidak berkualitas sehingga tidak diterima, tapi yang melamar saja jumlahnya sedikit. Negara tujuan lain seperti Belanda, Jepang, dan Australia jauh lebih popular bagi pencari beasiswa (berarti bukan masalah biaya), padahal universitas-universitas di Amerika memiliki brand terbaik sedunia, misalnya universitas-universitas Ivy League.


Sudah saatnya semakin banyak calon mahasiswa menyadari manfaat berkuliah di universitas-universitas dengan brand terbaik di dunia, karena universitas-universitas ini secara kualitas nyata juga lebih baik. Selanjutnya, kita bisa lebih mengenal bagaimana cara dapat diterima di universitas-universitas tersebut. Don’t only get an education or a degree, get both!.

Sunber : http://indonesiamengglobal.com/2012/04/apa-artinya-menyandang-gelar-mahasiswa-harvard/

 Orang Indonesia yang pernah kuliah di Harvard University.
 
Dan beberapa orang Indonesia yang beruntung dan mampu menjadi mahasiswaHarvard University, yaitu:

Agus Yudhoyono, Putra Presiden Indonesia

Anthony Jackson, Pengusaha

Anthony Wijaya, Ahli kesehatan

Alvin Gunawan,Analis keuangan Exxon.com

Alvin Januar , Direktur Citygroup

Alvin Lesmana, Direktur Utama Exxon Indonesia

Arief Budiman,Dosen University of Melbourne

Billy Andreas, Ahli Hukum Dunia

Brilly Kristian, Ahli kesehatan Amerika

Charles Himawan,Dosen Falkutas Hukum UI

Cynthia Sondakh, Pengacara

Daniel Kristanto, Direktur Telmex.com

Della Hartati,Ahli Hukum Amerika

Endang Rahayu Sedyaningsih, Menteri Kesehatan RI

Evan Garry, Motivator, konsultan Pertamina

Felicia Gonzales,Pengacara

Hans Gunawan, Mantan Direktur Indosat

Ihromi, Pendeta, Teolog

Ivan Maleiv,Pengusaha

Jason Moningka, Analis utama Keuangan CityGroup

Junaidi Maluwi, Consultant BCG

Kelvin Wirawan, Ahli Hukum Dunia

Matius Kartawidjaja,Ahli ekonomi Dunia

Melvin Mahayana, Dosen Falkutas Hukum UCLA

Universitas terbaik Indonesia dan dunia 2013

Webometrics, sebuah situs yang melakukan pemeringkatan universitas-universitas di seluruh dunia berdasarkan parameter digital, kembali mengeluarkan pemeringkatan terbaru pada Januari 2013. Setiap tahunnya, Webometrics mengeluarkan dua kali rilis pemeringkatan, yaitu pada Januari dan Juli. Kali ini, ada 356 perguruan tinggi di Indonesia yang masuk pemeringkatan Webometrics.

Pemeringkatan oleh Webometrics ini didasarkan pada sejumlah aspek, antara lain terkait konten global yang terindeks oleh Google, jumlah rich file (pdf, doc, docs, dan ppt) yang terindeks di Google Scholar, dan karya akademik yang terpublikasi di jurnal internasional.


Tujuan dari pemeringkatan ini adalah mempromosikan publikasi situs, mendukung keterbukaan akses, dan akses elektronik untuk publikasi ilmiah. Indikator situs dinilai sangat berguna untuk pemeringkatan karena tak hanya berdasarkan jumlah kunjungan, tetapi juga pada jumlah konten global dan visibilitas dari universitas yang bersangkutan.


Berikut adalah peringkat 100 besar perguruan-perguruan tinggi di Indonesia, seperti dimuat pada situs Webometrics:


Quote:Cara membacanya
Angka pertama adalah Ranking Indonesia
Angka kedua adalaha Rangkin Dunia

Contoh

1 440 Universitas Gadjah Mada

1= perinkat 1 di indonesia

440 = peringkat ke 440 di dunia

100 besar perguruan-perguruan tinggi di Indonesia


1 440 Universitas Gadjah Mada

2 497 Institute of Technology Bandung 1875
3 581 University of Indonesia
4 634 Gunadarma University
5 722 Brawijaya University
6 781 Diponegoro University
7 839 Bogor Agricultural University
8 848 Institut Teknologi Sepuluh Nopember
9 885 Universitas Padjadjaran
10 929 (2) Airlangga University
11 1020 Petra Christian University
12 1045 Universitas Negeri Malang
13 1078 Universitas Sriwijaya
14 1097 Universitas Muhammadiyah Yogyakarta
15 1108 Universitas Pendikan Indonesia / Indonesia University of Education
16 1196 Universitas Islam Indonesia
17 1240 Universitas Sebelas Maret
18 1277 Universitas Mercu Buana
19 1440 Universitas Muhammadiyah Malang
20 1481 Hasanuddin University
21 1528 Indonesia University of Computer UNIKOM
22 1707 Universitas Negeri Semarang
23 1720 Universitas Muhammadiyah Surakarta
24 1783 Universitas Esa Unggul (Universitas Indonusa)
25 1848 Bina Nusantara BINUS University
26 1926 Universitas Udayana
27 1939 Yogyakarta State University
28 1951 Universitas Sumatera Utara
29 1985 Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer Jakarta
30 1991 Universitas Lampung
31 2000 Informatics and Computer College Stmik Amikom
32 2013 Andalas University
33 2043 Universitas Pendidikan Ganesha
34 2080 Universitas Jenderal Soedirman
35 2096 Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang [Image:
36 2400 Ahmad Dahlan University
37 2627 STISI Telkom
38 2653 Universitas Narotama
39 2768 Universitas Surabaya
40 2785 Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya
41 2785 Syarif Hidayatullah State Islamic University Jakarta
42 2809 Universitas Riau Beranda
43 2852 Universitas Pembangunan Nasional Veteran Yogyakarta
44 2875 Institut Teknologi Nasional
45 2956 Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jawa Timur
46 2985 (1) Electronic Engineering Polytechnic Institute of Surabaya
47 3002 Universitas Negeri Surabaya
48 3012 Institut Agama Islam Negeri Sunan Ampel
49 3045 Sekolah Tinggi Informatika dan Komputer Indonesia
51 3140 Universitas Negeri Padang
52 3182 Universitas Nusa Cendana
53 3200 Maranatha Christian University
54 3236 Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta
55 3266 Universitas Dian Nuswantoro
56 3310 Politeknik Negeri Malang
57 3311 Duta Wacana Christian University
58 3360 Universitas Negeri Papua
59 3364 STIKOM Surabaya
60 3366 Universitas Hang Tuah
61 3424 Universitas Katolik Parahyangan
62 3425 (1) Universitas Tarumanagara
63 3450 Institut Sains & Teknologi Akprind
64 3544 Universitas Terbuka
65 3700 Institut Teknologi Telkom (Sekolah Tinggi Teknologi Telkom)
66 3759 Universitas Negeri Makassar
67 4036 Universitas Trisakti
68 4044 ISI Denpasar
69 4096 Universitas Sam Ratulangi
70 4173 Universitas Kristen Satya Wacana
71 4358 Universitas Bengkulu
72 4370 Telkom Institute of Management
73 4419 Universitas Negeri Gorontalo
74 4419 STMIK MDP & STIE MDP
75 4463 Universitas Jember
76 4535 Universitas Pasundan
77 4602 Universitas Islam Bandung
78 4651 Universitas Muslim Indonesia
79 4780 Universitas Bina Darma
80 4832 Universitas Katolik Soegijapranata
81 4836 Politeknik Telkom
82 4862 Universitas Kuningan
83 4919 Widya Manadala Catholic University
84 4922 Universitas Tadulako
85 4935 Universitas Pancasila
86 5010 Islamic University of Sultan Agung
87 5072 Universitas Muhammadiyah Semarang
88 5130 Universitas Tanjungpura
89 5150 Atma Jaya Yogyakarta University [Image: Details.jpg]
90 5150 Universitas Darussalam Ambon [Image: Details.jpg]
91 5166 Universitas Negeri Jakarta
92 5211 Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta
93 5265 Universitas Negeri Medan
94 5375 Universitas Stikubank Semarang
95 5413 Universitas Lambung Mangkurat
96 5485 Universitas Pelita Harapan
97 5629 Universitas Paramadina
98 5724 Universitas Jambi
99 5834 Universitas Sanata Dharma
100 5921 Muria Kudus University


5 Terakhir

350 20534 Universitas Abdurrab Pekanbaru
351 20545 Universitas 17 Agustus 1945 Cirebon
352 20671 (2) Universitas Tulang Bawang Lampung Fakultas Teknik Industr
353 20684 Sekolah Tinggi Teknologi Jakarta
354 20688 Universitas Pancasakti Makassar
355 20847 Universitas 45 Makassar
356 20961 Universitas Mayjen Sungkono


10 besar dan jurusan. 

1. UGM (Universitas Gadjah Mada)
Fakultas :
  •     Biologi
  •     Ekonomika & Bisnis
  •     Farmasi
  •     Filsafat
  •     Geografi
  •     Hukum
  •     Ilmu Budaya
  •     Isipol
  •     Kedokteran
  •     Sekolah Pascasarjana
  •     Kedokteran Gigi
  •     Kedokteran Hewan
  •     Kehutanan
  •     MIPA
  •     Pertanian
  •     Peternakan
  •     Psikologi
  •     Teknik
  •     Teknologi Pertanian
  •     Sekolah Vokasi
Alamat :
Universitas Gadjah Mada
Bulaksumur, Yogyakarta 55281
Website : www.ugm.ac.id

2. ITB (Institut Teknologi Bandung)

Fakultas :
  •     Sekolah Bisnis dan Manajemen (SBM)
  •     Sekolah Ilmu dan Teknologi Hayati (SITH)
  •     Fakultas Teknologi Industri (FTI)
  •     Fakultas Teknik Mesin dan Dirgantara (FTMD)
  •     Sekolah Teknik Elektro dan Informatika (STEI)
  •     Sekolah Pasca Sarjana (SPS)
  •     Fakultas Teknik Pertambangan dan Perminyakan (FTTM)
  •     Sekolah Farmasi (SF)
  •     Fakultas Seni Rupa dan Desain (FSRD)
  •     Fakultas Ilmu dan Teknologi Kebumian (FITB)
  •     Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA)
  •     Fakultas Teknik Sipil dan Lingkungan (FTSL)
  •     Sekolah Arsitektur, Perencanaan dan Pengembangan Kebijakan (SAPPK)
Alamat :
Kantor:
Jl. Tamansari 64 Bandung, 40116
Kampus:
Jl. Ganesha 10 Bandung, 40132
Website : www.itb.ac.id

3. UI (Universitas Indonesia)

Fakultas :
Terbagi dalam tiga rumpun keilmuan yaitu sains teknologi (Fakultas Matematika & Ilmu Pengetahuan Alam, Teknik dan Ilmu Komputer), ilmu sosial - humaniora (Fakultas Ekonomi, Hukum, Ilmu Sosial Ilmu Politik, Psikologi dan Ilmu Budaya) dan ilmu kesehatan (Fakultas Kedokteran, Fakultas Kedokteran Gigi, Fakultas Ilmu Keperawatan, Fakultas Kesehatan Masyarakat).

Alamat :

Universitas Indonesia
Kampus UI Depok 16424 Indonesia
Website : www.ui.ac.id

4. Universitas Brawijaya

Fakultas :
  •     Fakultas Hukum
  •     Fakultas Ekonomi dan Bisnis
  •     Fakultas Ilmu Administrasi
  •     Fakultas Pertanian
  •     Fakultas Peternakan
  •     Fakultas Teknik
  •     Fakultas Kedokteran
  •     Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan
  •     Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam
  •     Fakultas Teknologi Pertanian
  •     Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
  •     Fakultas Ilmu Budaya
  •     Program Kedokteran Hewan
  •     Program Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer
  •     Program Vokasi
  •     Program Pasca Sarjana
Alamat :
- Jl. Mayjen Haryono 169, Lowokwaru, Malang 65145, Jawa Timur
- Jl. Veteran, Malang 65145, Jawa Timur
Website : http://www.ub.ac.id

5. Universitas Gunadarma

Fakultas :
  •     Ilmu Komputer
  •     Ekonomi
  •     Teknologi Industri
  •     Teknik Sipil dan Perencanaan
  •     Psikologi
  •     Sastra
Alamat :
Jl. Margonda Raya 100, Depok
Jawa Barat, Indonesia
Website : www.gunadarma.ac.id

6. IPB (Institut Pertanian Bogor)

Fakultas :
  •     Fakultas Pertanian
  •     Fakultas Kedokteran Hewan
  •     Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan
  •     Fakultas Peternakan
  •     Fakultas Kehutanan
  •     Fakultas Teknologi Pertanian
  •     Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam
  •     Fakultas Ekonomi Manajemen
  •     Fakultas Ekologi Manusia
  •     Fakultas Pascasarjana
  •     Program Diploma
Alamat :
Jl. Raya Darmaga Kampus IPB Darmaga Bogor
Jawa Barat, Indonesia
Website : www.ipb.ac.id

7. UNDIP (Universitas Diponegoro)

Fakultas :
  •     Kedokteran 
  •     Teknik
  •     Perikanan dan Ilmu Kelautan
  •     Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam
  •     Ekonomika dan Bisnis 
  •     Hukum
  •     Peternakan
  •     Ilmu Budaya
  •     Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
  •     Psikologi 
  •     Kesehatan Masyarakat
  •     Pasca Sarjana
Alamat :
Jl. H. Prof. Sudarto, SH, Tembalang
Website : www.undip.ac.id

8. UNS (Universitas Sebelas Maret)

Fakultas :
  •     Fakultas Sastra dan Seni Rupa
  •     Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan
  •     Fakultas Hukum
  •     Fakultas Ekonomi
  •     Fakultas Ilmu Sosisal dan Ilmu Politik
  •     Fakultas Kedokteran
  •     Fakultas Teknik
  •     Fakultas Pertanian
  •     Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam
Alamat :
Jalan Ir Sutami No 36-AKentingan
Surakarta.
Website : www.uns.ac.id

9. UPI (Universitas Pendidikan Indonesia)

Fakultas :
  •     Fakultas Ilmu Pendidikan
  •     Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial
  •     Fakultas Pendidikan Bahasa dan Seni
  •     Fakultas Pendidikan Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam
  •     Fakultas Pendidikan Teknologi dan Kejuruan
  •     Fakultas Pendidikan Olahraga dan Kesehatan
  •     Fakultas Pendidikan Ekonomi dan Bisnis
Alamat :
Jl. Dr. Setiabudhi No. 229 Bandung 40154 Jawa Barat - Indonesia
Website : www.upi.edu

10. ITS (Institut Teknologi Sepuluh Nopember)

Fakultas :
  •     Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam
  •     Fakultas Teknologi Industri (FTI)
  •     Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan(FTSP)
  •     Fakultas Teknologi Kelautan (FTK) 
  •     Fakultas Teknologi Informasi (FTI)
  •     Program Pasca Sarjana (PPS)
Alamat :
Kampus I: Kampus ITS Keputih, Sukolilo, Surabaya 60111, Jawa Timur
Kampus II: Jl. Cokroaminoto 12 A, Surabaya, Jawa Timur
Kampus III: Jl. Manyar 8, Surabaya, Jawa Timur
Website : www.its.ac.id


Daftar Universitas terbaik dunia. 

1-50
 
1. Harvard University
2. Massachusetts Institute of Technology   
3. University of Cambridge
4. University of Oxford
5. University of California, Berkeley   
6. Stanford University
7. Princeton University
8. University of California, Los Angeles   
9. University of Tokyo
10. Yale University
11. California Institute of Technology   
12. University of Michigan
13. Columbia University
14. University of Chicago
14. Imperial College London
16. University of Toronto
17. Cornell University
18. University of Pennsylvania
19. Johns Hopkins University
20. University College London
20. ETH Zürich – Swiss Federal Institute of Technology Zürich
22. National University of Singapore   
23. Kyoto University
24. University of Illinois at Urbana Champaign
25. London School of Economics and Political Science
26. Carnegie Mellon University     United States
27. University of Texas at Austin   
27. University of Washington
29. New York University
30. University of Wisconsin-Madison
31. University of British Columbia Canada
31. Duke University
31. McGill University
34. University of California, San Diego   
35. Tsinghua University China   
36. The University of Hong Kong   
37. Northwestern University
38. Georgia Institute of Technology   
39. University of Melbourne
40. University of California, San Francisco
41. Seoul National University
42. Australian National University   
42. University of Massachusetts   
44. Ludwig-Maximilians-Universität München
45. Peking University China   
46. University of Edinburgh
47. University of Manchester
48. University of California, Davis   
49. University of Sydney
50. Lomonosov Moscow State University
50. Purdue University

51-60

Delft University of Technology
École Polytechnique Fédérale de Lausanne
Middle East Technical University Turki
University of Minnesota
University of North Carolina at Chapel Hill
Ohio State University
Osaka University
Pennsylvania State University
University of California, Santa Barbara
National Taiwan University

61-70

Hong Kong University of Science and Technology
Karolinska Institute
King's College London
Korea Advanced Institute of Science and Technology
Leiden University
University of São Paulo
University of Southern California
Technische Universität München
Tohoku University
Tokyo Institute of Technology

71-80

Hebrew University of Jerusalem
Humboldt-Universität zu Berlin
KU Leuven
Michigan State University
Nanyang Technological University
Université Paris-Sorbonne
University of Pittsburgh
University of Queensland Australia
Universität Heidelberg

81-90

University of Amsterdam
Boston University
Brown University
Chinese University of Hong Kong
École Polytechnique
University of Florida
University of New South Wales
Université Pierre et Marie Curie
Rutgers, The State University of New Jersey
Utrecht University
Washington University in St Louis

91-100

University of Bristol
Freie Universität Berlin
Lund University
University of Maryland, College Park
Monash University
Université Paris-Sud
Texas A&M University
Uppsala University
Wageningen University and Research Center


Kamis, 11 April 2013

Memilih jurusan yang prospek di Perguruan Tinggi

 Memilih jurusan yang prospek sesuai dengan bakat adalah hal penting jika melanjutkan kuliah di perguruan tinggi. Banyak jurusan yang harus dipilih yang bisa membuat kita bingung.
 
Bagi teman-teman yang baru lulus dari SMA, tentu jenjang kuliah jadi proses berikutnya untuk menjadi orang yang lebih sukses dan menjanjikan untuk masa depan. Untuk itu harus memilih jurusan yang tepat dan menjanjikan di masa depan. Berikut beberapa jurusan kuliah yang menjanjikan di masa depan :

1.Desain
Desain yang dimaksud di sini bukan hanya soal gambar saja namun yang lebih menjanjikan adalah desain produk atau desain industri. Desain seperti desain mobil, sepatu, payung, dan lain-lain.

2.Teknik
Walaupun banyak beranggapan bahwa jurusan teknik akan mengarahkan pada karyawan saja bukan menjadi Boss, sehingga membuat teknik elektro dan industri mengalami penurunan tiap tahunnya. Namun selama ada pembangunan dimana-mana, lulusan jurusan ini akan selalu dibutuhkan.

3.ICT (Information Communication and Techology)
Jurusan ini akan membahas soal hardware seperti gadget-gadget dan jaringan telekomunikasi. Selain ilmu hardware, ilmu software pun akan dipelajari di jurusan ini. Pengembangan pun mengikuti pangsa pasar, dan saat ini pangsa game terutama game online sangat membutuhkan jurusan ini. Nah bagi penggemar game baik online atau tidak sebaiknya ambil jurusan ini.

4.Bahasa dan Komunikasi
Jurusan ini menjanjikan di masa depan karena akan terjalin komunikasi dan hubungan internasional dalam perdagangan bebas yang semakin terbuka, maka Indonesia akan membutuhkan ahli-ahli di bidang komunikasi, terutama bahasa asing.

5.Planologi
Planologi atau perencanaan wilayah dan kota adalah suatu program studi yang mempelajari tentang cara merencana suatu wilayah dan kota. Semakin lama, sebagian besar orang akan hidup di daerah kota, perencanaan kota yang baik mutlak dibutuhkan dan jurusan ini memegang peranan penting untuk memberikan nasihat untuk pengembang usaha dalam skala makro.

6.Kesehatan dan Pendidikan
Peminat jurusan kesehatan akan semakin meningkat, apalagi kesehatan adalah segalanya bagi kehidupan manusia. Dari segi pendidikan, profesi seperti guru atau dosen semakin menjanjikan. Disamping uang, pahala pun didapat disini.

7.Jurusan bisnis
dipercaya akan berkembang di masa depan. Apalagi melihat semangat kewirausahaan yang semakin tumbuh di Indonesia. Bagi yang memiliki jiwa bisnis dan berwirausaha sebaiknya Anda pilih jurusan ini

Itulah beberapa jurusan yang menjanjikan di masa depan. Dalam mencapai kesuksesan juga akan membutuhkan kerja keras, kreatif, dan jeli melihat peluang. Namun selain melihat potensi pasar, ada baiknya Anda memperhatikan potensi diri sendiri. Jika memiliki bakat yang menjanjikan kesuksesan, sebaiknya Anda pilih jurusan yang mendukung bakat Anda.
 
 
Hasil survey di Inggris.

Menurut survei yang dilakukan oleh Higher Education Statistics Agency di Inggris, seperti dikutip dari Telegraph, ada 10 jurusan yang alumninya paling mudah memperoleh pekerjaan. Apa saja?
 

 10. Fisika
Sekitar 89,9 persen dari seluruh sarjana Ilmu Fisika di rentang waktu 2010-2011 menemukan pekerjaan atau melanjutkan studi mereka paling lambat 6 bulan setelah lulus.
9. Matematika

Para lulusan Matematika terkenal banyak dicari di lapangan pekerjaan. Menurut survei ini, sebanyak 89,9 persen alumni jurusan Matematika yang lulus tahun 2010/2011 juga sudah mendapatkan pekerjaan atau melanjutkan studi paling tidak 6 bulan setelah lulus.
 8. Sejarah dan Filsafat
Kehadiran dua jurusan ini dinilai mengejutkan. Pasalnya, sekitar 90,1 persen lulusannya juga telah menemukan pekerjaan atau meneruskan studi ke jenjang yang lebih tinggi hanya dalam 6 bulan. Mereka kerap menyingkirkan pencari kerja lainnya dalam lapangan kerja umum, bahkan yang berasal dari jurusan Teknik, Arsitektur, dan Ilmu Komputer.
 7. Bahasa
Kemampuan untuk berbicara dalam bahasa asing merupakan kemampuan yang sangat berharga dalam bursa lapangan kerja dewasa ini. Pada rentang waktu 2010/2011, sekitar 90,3 persen lulusan Bahasa bekerja sesaat setelah lulus.
 6. Biologi 
 
Belajar Biologi tentu saja tak selalu harus di lapangan. Banyak bidang pekerjaan yang bisa dimasuki oleh lulusan jurusan ini, apalagi yang terkait bioteknologi dan industri terkait yang kini tengah booming. Tercatat, sekitar 90,9 persen sarjananya segera memperoleh pekerjaan atau melanjutkan studi setelah lulus.
 5. Pertanian dan jurusan lain yang terkait

Pertanian sering dianggap kurang elite dalam pendidikan tinggi. Namun, dewasa ini, pertanian dan bidang lain yang terkait memiliki lapangan kerja yang luas dan ilmu yang berguna secara langsung. Setidaknya, sekitar 91,3 persen sarjana yang lulus pada tahun 2010/2011 menemukan bekerja hanya dalam enam bulan setelah lulus.
 4. Hukum
Jika hanya diberi satu pilihan jurusan yang dijamin lulusannya bakal cepat bekerja dengan gaji yang sesuai pula, pastilah itu jurusan Hukum. Sudah bukan rahasia lagi, para alumni lulusan ini mudah mencari kerja. Menurut survei, 91,9 persen lulusan Hukum di tahun 2010/2011 langsung bekerja setelah lulus.
 3. Jurusan terkait obat-obatan
Lapangan pekerjaan jurusan yang terkait obat-obatan sangat luas, salah satunya saja biomedis serta neurologi. Sekitar 94 persen alumni jurusan ini cepat memperoleh pekerjaan setelah lulus.
 2. Pendidikan
 
Dengan pendidikan di tempat kedua, survei ini makin menunjukkan kebutuhan yang besar akan guru. Menurut survei, sekitar 94,8 persen alumninya langsung bekerja sesaat setelah lulus dari perguruan tinggi.
 1. Kedokteran, Kedokteran Gigi, dan Kedokteran Hewan
 
Para lulusan dari jurusan ini memang dikenal cepat memperoleh pekerjaan begitu lulus. Survei menunjukkan sekitar 99,4 persen para lulusan kedokteran mendapatkan pekerjaan atau melanjutkan studi paling tidak 6 bulan setelah lulus.
 

Selasa, 12 Maret 2013

Mapel TIK dihapus ?

Rencana Kurikulum 2013 yang sempat menimbulkan polemik, pro dan kontra, mulai memasuki uji publik. Semua lapisan masyarakat bisa memberikan masukan dan pendapat untuk menyempurnakan kurikulum yang bakal menggantikan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) yang berlaku saat ini.

 Kurikulum tahun depan akan mengarahkan para siswa pada observasi dan pembuatan laporan dalam setiap mata pelajaran. Dalam buku akan diberikan tuntunan untuk proses pembelajaran seperti itu.
Juga pola pengadaan buku pelajaran untuk siswa, katanya, berbeda dengan masa-masa sebelumnya. Kali ini pemerintah menyiapkan buku teks pelajaran untuk siswa dan buku pegangan guru untuk setiap mata pelajaran yang didistribusikan ke sekolah-sekolah. Buku-buku pelajaran akan diberikan secara gratis kepada guru dan siswa.

Kurikulum baru pendidikan nasional yang sedang dipersiapkan pemerintah bersama tim penyusun, nantinya akan memangkas jumlah mata pelajaran menjadi lebih sedikit, sehingga meringankan peserta didik. Demikian dikatakan Wamendikbud bidang Pendidikan, Musliar Kasim.
“Jumlah mata pelajaran yang banyak membebani siswa, dan menyebabkan siswa menjadi bosan,” katanya dalam pertemuan pers bersama Wamendikbud bidang kebudayaan Wiendu Nuryanti, terkait Gerakan Nasional Pembangunan Karakter Bangsa, di Jakarta, Kamis (27/9/2012) .
Ia mengatakan kurikulum mendatang yang sedang disusun oleh tim yang terdiri para pakar dan tokoh pendidikan seperti Franz Magnis Suseno, Prof Juwono Sudarsono, serta lainnya, akan ditekankan pada model pembelajaran tematik, dan lebih mengarah pada pendidikan karakter.

“Saya belum dapat menceritakan mana pelajaran yang hilang dan ditambah pada kurikulum tahun ajaran 2013/2014 nanti, tapi intinya tidak akan ada guru yang mengganggur,” kata M Nuh usai meluncurkan program Gerakan Indonesia Berkibar di Jakarta, Minggu (28/10/2012).

Rencana Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Indonesia untuk memberlakukan kurikulum 2013, mempunyai dampak tersendiri bagi sistem pelajaran di sejumlah jenjang sekolah. Salah satunya peringkasan jumlah mata pelajarandi sekolah. Di antaranya, menghapus mata pelajaran (mapel) Teknologi Informasi dan Komputer (TIK) di SMP/MTs dan SMA/MA/SMK.

Hal itu disampaikan Mendikbud RI Mohammad Nuh saat sosialisasi kurikulum 2013 di Pondok Pesantren Al Hikam, Burneh, (31/12). Sosialisasi tersebut dipaparkan M. Nuh kepada para kepala sekolah, pejabat di lingkungan Disdik Bangkalan, para rektor dan para kiai se Madura. Setelah ada penjelasan penghapusan sebagian mata pelajaran, termasuk TIK, Sekretaris Disdik Bangkalan M. Kamil langsung merespons. Di hadapan M. Nuh dan Dirjen Kebudayaan Kacung Marijan, Kamil menanyakan bagaimana nasib para guru TIK.

”Bagaimana nasib pengajar pelajaran TIK kalau dihapus. Dia akan mengajar apa, terus bagaimana dengan mereka yang sudah mendapat sertifikasi,” tanya Kamil. Mendapat pertanyaan tersebut,  mantan Rektor ITS itu menjelaskan, adanya kurikulum baru memang pasti tambah repot. Akan tetapi, kebijakan baru kurikulum 2013 pada prinsipnya tidak boleh merugikan guru. ”Jadi, guru TIK tidak akan dipecat dan haknya juga tetap. Masak guru TIK cuma bisa mengajar TIK saja, tidak mungkin, pasti ada pelajaran lain yang dikuasai.

Maka dari itu, masih bisa diberi tugas untuk mengajar pelajaran lain, seperti Kimia, Fisika misalnya,” jelasnya. Nuh menerangkan, pertimbangan penghapusan pelajaran TIK di jenjang SMP/SMA karena pelajaran TIK bukan lagi mata pelajaran. Melainkan ilmu yang harus sudah dikuasai siswa, tanpa harus dimasukkan dalam mata pelajaran. ”Semua mata pelajaran dilaksanakan menggunakan IT. Jadi tanpa dipelajari lewat pelajaran, siswa harus sudah menguasainya,” tambahnya.

Mantan Menteri Komunikasi dan Informasi (Menkominfo) ini juga mengungkapkan, selain TIK, pelajaran yang berpotensi dihapus adalah IPA dan IPS. Sedangkan bahasa daerah tetap ada karena bahasa daerah merupakan kearifan lokal yang dimiliki setiap daerah. Ditambahkan Nuh, meski sebagian pelajaran dihapus, tidak mengurangi jam pelajaran. Malah sebaliknya, jam belajar di sekolah akan bertambah menjadi empat jam per pekan. ”Dalam kurikulum baru, basis kompetensi dengan pemikiran kompetensi berbasis sikap, keterampilan, dan pengetahuan.

Beberapa guru TIK memberikan tambahan  argumentasi mengenai tidak berdasarnya alasan penghapusan mapel TIK. Menurutnya, TIK tidak boleh dimaknai sekadar guru bisa mengoperasikan powerpoint dalam slide projector atau murid bisa berselancar di internet. Bila pemaknaannya seperti ini, maka guru dan apalagi siswa di Indonesia hanya akan menjadi konsumen atau user teknologi. Justru, seharusnya generasi muda kita menjadi kreator yang ikut menciptakan banyak produk teknologi, terutama yang terkait dengan TIK,  baik dalam arti hardware maupun software.
“Kalau sampai TIK dihapuskan, tandanya Indonesia hanya ingin menjadikan siswa sebagai user, karena siswa hanya mengerti penggunaannya saja, tanpa memahami seluk beluk software, dan kemungkinan akan tertinggal perkembangan teknologi yang terus update…,” kata pembaca.

"Kami dari Federasi Serikat Guru Indonesia (FSGI) sudah jelas menolak kurikulum 2013 karena banyak sekali potensi masalah yang akan terjadi," ujar Retno Listyarti, Sekretaris Jendral FSGI, Minggu (16/12)
Ia juga mengkritik rencana pemerintah untuk mengurangi jumlah mata pelajaran namun menambah jam belajar dari 32 jam per minggu menjadi 38 jam.

"Ini berarti anak harus makan siang di sekolah, sementara sebagian besar jajanan di sekolah itu berbahaya untuk dikonsumsi, selain itu anak juga jenuh berada lama di kelas yang tidak menarik," ujar Retno.
Retno juga mengatakan rencana penghapusan mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Ilmu Pengetahuan Sosial bagi siswa Sekolah Dasar adalah tidak tepat. Menurutnya jika pemerintah ngotot maka bisa saja pemerintah menggabung dua mata pelajaran tersebut untuk siswa SD di tahun-tahun pertama, namun untuk yang sudah kelas IV,V dan VI dua mata pelajaran tersebut harus berdiri sendiri.

"Saya juga tidak memahami rencana penghapusan penjurusan IPA dan IPS di tingkatan Sekolah Menengah Umum, yang berarti akan diganti Sistem Kredit Semester atau SKS," katanya.

Dengan sistem SKS, siswa bebas memilih mata pelajaran yang lebih diminati.

"Berarti nanti ada guru yang kebanjiran siswa sementara akan ada guru yang sepi murid, lantas bagaimana dengan Ujian Nasional? Bagaimana menentukan mata pelajaran yang diujikan, sepertinya pemerintah cuma memikirkan masalah ini setengah jadi," tutur Retno.

Rencana Kemendikbud untuk mengajarkan Ilmu Pengetahuan Alam ke dalam pelajaran Bahasa Indonesia juga dinilai Retno sebagai langkah yang absurd.
"Kalau memasukkan unsur Bahasa Indonesia sambil mengajar IPA itu masih  bisa dimengerti, karena Bahasa Indonesia mencakup membaca, menulis dan mendengar, jadi bisa dilakukan sambil mengajar IPA, kalau kebalikannya  mana bisa, bagaimana mengajar IPA di dalam pelajaran Bahasa Indonesia?" Tutur Retno.

Pengamat pendidikan Universitas Negeri Jakarta, Jimmy Paat, memberi komentar senada.

Jimmy mengatakan seharusnya pemerintah berorientasi pada kondisi pendidikan lokal Indonesia dan tidak terlalu fokus pada persaingan dengan negara lain.

"Alasan bahwa Indonesia ketinggalan dari negara tetangga seperti Singapura atau Malaysia itu tidak tepat, memang dari dulu kita sudah ketinggalan, tetapi solusi mengejar ketinggalan itu bukan dengan mengganti kurikulum," ungkap Jimmy.

Jimmy mengatakan berbeda dengan negara lain, kapasitas guru dan murid di Indonesia masih sangat tidak merata, terutama di daerah terpencil, terluar dan termiskin.

"Jangan cuma lihat statistik di negara lain, lihatlah kondisi guru dan anak di lapangan," tambahnya.

Jimmy menyayangkan keputusan pemerintah untuk mengganti kurikulum berdasarkan perbandingan dengan negara lain yang masalah pendidikannya  jauh berbeda.

"Seharusnya Kemendikbud mengadakan survei-survei atau studi, tetapi yang sifatnya lokal, sehingga kalau bicara berdasarkan fakta di lapangan,"  tambahnya.

"Intinya penggantian kurikulum lama dengan kurikulum 2013 itu adalah oversimplifikasi, alias reduksi masalah, yang sebenarnya jauh lebih kompleks daripada itu, jadi sama sekali bukan jawaban yang kita butuhkan," tegas Jimmy.





Sabtu, 02 Maret 2013

Sekolah ikatan dinas di Indonesia ! langsung CPNS ! !

Bagi yang lulus SMA/K Tahun ini, bersama ini kami sampaikan Daftar Perguruan Tinggi Ikatan Dinas dan Besiswa Penuh, yaitu:

1. Akademi Ilmu Pemasyarakatan Jakarta, Jalan Raya Gandul Cinere, Jakarta selatan, website www.depkumham.go.id

2. Akademi Kimia Analis Jawa Barat, Jalan Ir H Juanda 7, Bogor, website www.aka.ac.id

3. Akademi Pimpinan Perusahaan Jakarta, Jalan Timbul 34, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, website www.app-jakarta.ac.id

4. AKAMIGAS-STEM – Akademi Minyak dan Gas Bumi (Sekolah Tinggi Enerji dan Mineral) di bawah Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral RI. Lokasi kuliah Cepu, Jawa Tengah (Kawasan Rig dan pengeboran minyak) – Info bisa dilihat di www.akamigas-stem.esdm.go.id

5. AKIP – Akademi Ilmu Permasyarakatan di bawah Kementerian Hukum dan HAM. Pendaftaran online di www.depkumham.go.id atau www.ecpns.kemenkumham.go.id Lokasi kuliah di Depok.

6. Akmil - Akademi Militer RI. Untuk pendaftaran bisa search di www.akmil.go.id

7. Akpol - Akademi Kepolisian RI. Untuk pendaftaran bisa search di www.penerimaanpolri.go.id

8. Badan Meteorologi Nasional (BMG), Akademi Meteorologi dan Geofisika (AMG), Jalan Perhubungan I No 5, Komplek Metro, Pondok Betung, Bintaro, Tangerang, website www.amg.ac.id

9. Badan Pusat Statistik (BPS), Sekolah Tinggi Ilmu Statistik (STIS), Jalan Otto Iskandardinata No 64C, Jakarta Timur, website www.stis.ac.id

10. Sekolah Tinggi AKuntansi Negara (STAN), Jalan Bintaro Utama Sektor V, Bintaro Jaya, Tangerang, website www.stan.ac.id

11. MMTC – Sekolah Tinggi Multi Media Training Center di bawah Kementerian Komunikasi dan Informatika RI (Kominfo) Pendaftaran online di www.mmtc.ac.id Lokasi kuliah di Yogyakarta

13. Politeknik Kesehatan DEPKES Surabaya, Jalan Pucang Jajar Tengah 56, Surabaya, website www.poltekkesdepkes-sby.ac.id

14. Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi, Jalan Cimandiri 34-38, Bandung, website www.lan.go.id.

15. Sekolah Tinggi Manajemen Industri Jakarta, Jalan Letjen Suprapto 26, Cempaka Putih, Jakarta Pusat, website www.stmi.ac.id

16. Sekolah Tinggi Pariwisata Bandung, Jalan Dr Setiabudi 186, Bandung, website www.stp-bandung.ac.id

17. Sekolah Tinggi Penerbangan Indonesia, Curug Banten, Jalan Raya PLP Curug, Tangerang, website www.stpicurug.ac.id

18. Sekolah Tinggi Perikanan Jakarta, Jalan AUP, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, website www.stp.dkp.go.id.

19. Sekolah Tinggi Pertanahan Nasional Yogyakarta, Jalan Tata Bumi 5, Banyuraden, Gamping, Sleman, Yogyakarta, website www.stpn.ac.id

20. Sekolah Tinggi Sandi Negara (STSN), Jalan Raya Haji Usa, Desa Putat Nutug, Ciseeng, Bogor, website www.stsn-nci.ac.id

21. Sekolah Tinggi Teknologi Tekstil Jawa Barat, Jalan Jakarta No 31, Bandung, website www.stttekstil.ac.id

22. Sekolah Tinggi Transportasi Darat Jawa Barat, jalan Raya Setu Km 3,5 Cibuntu, Cibitung, Bekasi, Jawa barat, website www.sttd.wetpaint.com.

23. Sekolah Tingi Kesejahtraan Sosial Jawa Barat, Jalan H Juanda 367, Bandung, website www.stks.ac.id

24. STIS – di bawah Badan Pusat Statistik (dapat uang saku per bulannya Rp. 850.000), pendaftaran online di www.stis.ac.id . Lokasi kuliah Jakarta

25. STPDN/IPDN – Institut Pemerintahan Dalam Negeri di bawah Kementerian Dalam Negeri RI. Untuk pendaftaran bisa search di www.bkd.prov.go.id

26. STPN – Sekolah Tinggi Pertanahan Nasional di bawah Badan Pertanahan Nasional RI. Pendaftaran online di www.stpn.ac.id Lokasi kuliah Yogyakarta

27. STSN – Sekolah Tinggi Sandi Negara – di bawah Lembaga sandi Negara. Pendaftaran online di www.stsn-nci.ac.id Lokasi kuliah di Bogor

 

Informasi ini sangat penting bagi pelajar yang baru saja lulus SMA, keluarga yang memiliki ekonomi kurang mampu namun anaknya punya kemampuan akademik yang bagus. Maka kali ini kami telah menelusuri beberapa tempat kuliah tersebut berikut informasi awal dan link terkait agar pembaca bisa mempelajari kesesuaian dengan minat dan kemampuannya.

 

Sekolah Tinggi Ilmu Statistik (STIS)


Sekolah tinggi ini berada di bawah Badan Pusat Statistik, informasi terakhir siswa mendapat uang saku per bulannya capai Rp. 850.000. Pendaftaran dilakukan secara online di www.stis.ac.id dengan lokasi kuliah Jakarta.


STIS semula bernama Akademik Ilmu Statistik (AIS), merupakan perguruan tinggi kedinasan yang diselenggarakan oleh Badan Pusat Statistik (BPS) sejak tahun 1958. STIS kembali memanggil pemuda/pemudi Indonesia yang memiliki motivasi tinggi untuk dididik menjadi ahli statistik.


STIS menyelenggarakan program Diploma IV (D-IV) yang diterapkan dengan sistem paket yang dinyatakan dalam Satuan Kredit Semester (SKS) dan ditempuh selama 4 tahun. STIS memiliki 2 jurusan, yaitu Statistika dan Komputasi Statistik, di mana jurusan Statistika terbagi menjadi 2 bidang peminatan, yaitu Statistika Ekonomi dan Statistika Sosial Kependudukan. Lulusan STIS mendapat sebutan Sarjana Sains Terapan (S.S.T.). Tahun Akademik 2012/2013, STIS menerima mahasiswa baru melalui dua jalur umum, yaitu Jalur Umum Ikatan Dinas dan Jalur Umum Tugas Belajar Instansi Non BPS.


STIS mengemban visi menjadi lembaga pendidikan tinggi kedinasan yang berfungsi untuk mengembangkan dan menyebarluaskan ilmu pengetahuan, khususnya di bidang statistika dan komputasi statistik dengan mendidik kader yang memiliki kemampuan akademik/profesional. Dengan demikian lulusan STIS merupakan tenaga yang mampu merencanakan dan melaksanakan penelitian, melakukan analisis di bidang sosial-ekonomi serta merencanakan dan mengembangkan sistem informasi.


Kurikulum dibuat sesuai dengan perkembangan ilmu ekonomi, kependudukan, sosial, dan teknologi informasi. Proses dan metode pembelajaran ditekankan pada pengembangan ketrampilan di bidang statistik dan komputasi statistik. STIS mempunyai dua jurusan: Jurusan Statistika – dengan dua bidang peminatan, yaitu Ekonomi dan Sosial Kependudukan – dan Jurusan Komputasi Statistik. Jurusan Statistika menghasilkan tenaga ahli statistik ekonomi serta tenaga ahli statistik sosial-kependudukan, dan Jurusan Komputasi Statistik menghasilkan tenaga ahli komputasi dan sistem informasi.


Jalur Umum Ikatan Dinas merupakan jalur seleksi untuk lulusan SMA/MA jurusan IPA yang setelah lulus pendidikan di STIS akan diangkat langsung menjadi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) golongan III/a, untuk selanjutnya ditempatkan di unit kerja BPS di seluruh Indonesia sampai dengan tingkat kabupaten/kota. Selama masa pendidikan, mahasiswa tidak dikenakan biaya pendidikan, justru mendapat tunjangan ikatan dinas sesuai dengan peraturan yang berlaku. Mahasiswa memiliki ikatan dinas selama dan setelah lulus dari pendidikan di STIS, yaitu wajib bekerja di lingkungan BPS sesuai penempatannya di seluruh Indonesia selama dua kali masa pendidikan secara berturut-turut.

     
Jalur Umum Tugas Belajar Instansi Non BPS merupakan jalur seleksi untuk mereka yang memiliki status sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS), pegawai tetap pada BUMN/BUMD, atau TNI/POLRI, dan telah menyelesaikan pendidikan SMA/MA jurusan IPA, yang ditugasi oleh instansi yang bersangkutan untuk mengikuti pendidikan di STIS. Biaya pendidikan ditanggung oleh instansi yang menugasi.

Pendaftaran ditutup 4 Mei 2012 pukul 20.00 WIB untuk jalur ikatan dinas dan 27 April 2012 pukul 24.00 WIB untuk jalur tugas belajar instansi non BPS. Batas waktu pembayaran 3 hari kerja setelah pendaftaran (batas waktu maksimum 4 Mei 2012 Pukul 23.59 WIB)


Cara Pendaftaran dilakukan oleh calon peserta secara online melalui internet dan dapat dilakukan dari mana pun.Peserta dapat memilih lokasi ujian di 33 provinsi di seluruh Indonesia. Calon peserta tidak harus mengikuti ujian sesuai tempat tinggalnya atau tempat di mana yang bersangkutan menyelesaikan pendidikan SMA/MA.


Biaya Seleksi Rp. 225.000,- (dua ratus dua puluh lima ribu rupiah), dibayarkan melalui Teller atau ATM Bank BRI, setelah mengisi data pendaftaran secara online. Untuk pembayaran melalui ATM Bank BRI, hanya bisa menggunakan Kartu ATM Bank BRI. Biaya administrasi bank ditanggung peserta. Biaya seleksi dan biaya administrasi bank yang telah dibayarkan, tidak dapat ditarik kembali dengan alasan apa pun.


Website resmi STIS adalah http://www.stis.ac.id. Segala informasi mengenai PMB STIS dapat diakses melalui website tersebut. Alamat Panitia Pusat PMB STIS adalah di Kampus STIS, Jalan Otto Iskandardinata No. 64C Jakarta Timur 13330. Telp: (021) 8508812, 8191437, Fax: 8197577. Hotline PMB Telp: (021) 85900884. Alamat Panitia Daerah adalah di Kantor BPS Provinsi di seluruh Indonesia (kecuali Provinsi DKI Jakarta di Kampus STIS). Alamat Kantor BPS Provinsi bisa dilihat di Website BPS di http://www.bps.go.id.


Kampus STIS

Jl. Otto Iskandardinata No. 64C
Jakarta 13330
Telp. (021) 8191437, 8508812
Fax. (021) 8197577
Hotline PMB (021) 85900884

 

AKAMIGAS-STEM


Akademi Minyak dan Gas Bumi di bawah Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral RI.  Lokasi kuliah di Cepu, Jawa Tengah (Kawasan Rig dan pengeboran minyak) – Info bisa dilihat di www.akamigas-stem.esdm.go.id


Sekolah Tinggi Energi dan Mineral yang untuk selanjutnya disebut STEM “Akamigas” Cepu adalah pengembangan dan atau peningkatan status dari Akademi Minyak dan Gas Bumi (AKAMIGAS). AKAMIGAS yang didirikan pada tahun 1966 dengan Keputusan Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Nomor 91/DD/Migas/1966 tanggal 24 Oktober 1966 merupakan penggabungan Akademi Perminyakan Permina (APP) di Bandung dengan Pendidikan Kejuruan Perminyakan (PKP) di Plaju, bertujuan untuk mendidik meningkatkan kemampuan pegawai – pegawai Pertamina yang memang sangat dibutuhkan kemampuannya. Secara resmi Akamigas dibuka pada tanggal 7 Februari 1967 yang terdiri dari 4 Jurusan yaitu Eksplorasi dan Eksploitasi, Pemboran, Pengolahan, dan Logistik dengan jumlah mahasiswa 72 (tujuh puluh dua) orang.


Sejalan dengan perkembangan kebutuhan tenaga – tenaga terampil yang diperlukan di lapangan, pada tahun 1977, dengan Keputusan Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi nomor 1/P/DJ/Migas/1977 tanggal 24 Oktober 1977 pola pendidikan di AKAMIGAS dirubah dari yang semula Pendidikan pola bulat 3 tahun menjadi pola berjenjang Diploma I, II dan III.


Pada tahun 1999 dengan Keputusan Menteri Pertambangan dan Energi nomor : 1042 tahun 1999 tanggal 10 Juni 1999 AKAMIGAS ditetapkan sebagai Perguruan Tinggi Kedinasan dengan pola pendidikan berjenjang yang bertanggung jawab kepada Direktur Jenderal Migas melalui Kepala Pusat Pengembangan Tenaga Perminyakan dan Gas Bumi (PPT Migas)


Terhitung mulai Tahun Akademik 2002/2003, AKAMIGAS menyelenggarakan Program Studi Diploma IV atas dasar Surat Mendiknas Nomor 41/MPN/2002 tanggal 21 Pebruari 2002. Disamping Surat persetujuan dari Mendiknas tersebut juga diperoleh persetujuan dari Menteri Keuangan dan Menteri PAN. Bersamaan dengan itu AKAMIGAS membuat surat resmi sesuai dengan prosedur dan ketentuan perundang – undangan.


Test intake calon mahasiswa STEM “Akamigas” diadakan di beberapa kota, yaitu Medan, Dumai, Plaju, Jakarta, Cilacap, Balongan, Surabaya, Balikpapan. Asal calon mahasiswa pada masing masing masing rayon tersebut adalah Dumai (Pertamina EP Area Sumatra, Pertamina RU II Dumai, Pertamina Marketing and Trading), Plaju (Pertamina EP Area Sumatra, Pertamina RU III Plaju, Pertamina Marketing and Trading Area Sumbagut dan Balinus), Jakarta ( Pemda/Pemkab Sumatra, Kalimantan, PT Tenaga Listrik Gorontalo), Balongan (Pertamina EP Region Jawa, Pertamina RU VI Balongan), Cilacap (Pertamina RU IV Cilacap, Pertamina Marketing and Trading, Pemda/Pemkab area Jawa Tengah), Surabaya (Pertamina Marketing and Trading, Petrochina East Java, BP Indonesia, Pemda/Pemkab Jawa Timur, Jawa Tengah, Kalimantan, Nusa Tenggara dan Sulawesi), Balikpapan ( Pertamina Marketing and Trading Area Kalimantan, Sulawesi, Maluku dan Papua, Pertamina RU V Balikpapan, Vico Indonesia Muara Badak).


Materi Test untuk Diploma I adalah Test Kemampuan Umum yang dilaksanakan oleh tim penguji dari LPT Universitas Indonesia, sedang untuk Diploma II, III dan IV adalah materi Matematika, Bahasa Inggris, Pengetahuan Alam/Umum dan Pengetahuan Kejuruan dilaksanakan oleh team penguji dari STEM “Akamigas”. Selain test intake yang dilaksanakan hari ini dan besok masih akan menyusul test intake dari Kementerian ESDM, Perusahaan Gas Negara, MEDCO Energi yang pelaksanaannya akan disesuaikan dengan kesiapan team penguji dari STEM “Akamigas” dan stakeholder.



Multi Media Training Center (MMTC)


Sekolah Tinggi Multi Media Training Center di bawah Kementerian Komunikasi dan Informatika RI (Kominfo).  Pendaftaran online di www.mmtc.ac.id,  Lokasi kuliah di Yogyakarta


Multi Media Training Centre (MMTC) adalah lembaga penyelenggara pendidikan dan latihan milik Pemerintah yang berdiri pada tanggal 31 Juli 1985. Sesuai dengan tuntunan jaman, maka kini MMTC telah menjadi Sekolah Tinggi Multi Media “MMTC” Yogyakarta (STMM MMTC), institusi pendidikan tinggi di bidang penyiaran dan multi media yang berada di bawah Kementerian Komunikasi dan Informatika RI.


Saat ini, STMM MMTC membuka peluang bagi masyarakat luas untuk meraih sukses, melalui pengetahuan dan ketrampilan di bidang Broadcasting dan Multi Media. STMM MMTC adalah satu langkah maju untuk menggapai masa depan gemilang dan satu pilihan tepat bagi insan yang cerdas dan kreatif. Karena globalisasi tak akan pernah lepas dari kemampuan dalam penguasaan Multi Media.


STMM MMTC memiliki kampus yang nyaman, instruktur yang berpengalaman, serta dukungan peralatan yang lengkap. Kami membuka kesempatan bagi Anda semua untuk bergabung menyongsong masa depan cerah sebagai broadcaster professional.


STMM MMTC menyelenggarakan 2 Jenis program pendidikan yaitu pendidikan kedinasan bagi aparatur pemerintah dan swadana bagi masyarakat umum. Kami selalu berupaya untuk mengembangkan program pendidikan bagi aparat pemerintah daerah yang bermaksud mengembangkan SDM-nya dalam kompetensi pengelola siaran maupun informasi pada satuan kerja perangkat daerah.

Calon peserta test penerimaan mahasiswa baru (PMB) Sekolah Tinggi Multi Media "MMTC" Yogyakarta, Jumat tanggal 18 Mei 2012 akan diadakan computer base test (CBT). Namun sesuai dengan pengumuman resmi dari Kementerian Komunikasi dan Informatika  nomor: 17/SE/SJ/KOMINFO/12/2011 tanggal 30 Desember 2011, bahwa hari Jumat tanggal 18 Mei 2012 adalah hari libur cuti bersama. Sehubungan dengan hal tersebut,  maka proses computer base test (CBT) pada tanggal 18 Mei 2012 akan dialihkan/diundur waktu pelaksanaannya pada hari Jumat tanggal 25 Mei 2012.

 

Sekolah Tinggi Sandi Negara (STSN)


Sekolah ini di bawah Lembaga Sandi Negara.  Pendaftaran online di www.stsn-nci.ac.id. Lokasi kuliah di Bogor.


Sekolah Tinggi Sandi Negara (STSN) adalah Perguruan Tinggi Kedinasan dibawah koordinasi Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi yang didirikan berdasarkan surat Mendiknas Nomor 19/MPN/2002 tanggal 17 Januari 2002 dan diselenggarakan oleh Lembaga Sandi Negara berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 22 Tahun 2003 tanggal 17 April 2003 tentang Pendirian Sekolah Tinggi Sandi Negara.


STSN merupakan peningkatan status dari Akademi Sandi Negara (AKSARA) yang menjalankan program Diploma III selanjutnya menjadi STSN yang menjalankan  program Diploma IV. Lulusan STSN memiliki kemampuan untuk menjawab tantangan perkembangan teknologi informasi dan ancaman terhadap pengamanan informasi rahasia serta tuntutan pengguna persandian di lingkungan instansi pemerintah. Sebagai institusi pendidikan di bidang sandi dan aplikasinya, STSN mendidik Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkualitas dalam hal pengetahuan dan aplikasi teknis persandian.


STSN merupakan salah satu lembaga atau institusi pendidikan yang mendukung terselenggaranya pertahanan negara melalui penyediaan sumber daya manusia terdidik yang memiliki kompetensi khusus dibidang pengamanan informasi, khususnya persandian. Melalui kompetensi tersebut, lulusan STSN mampu mengamankan informasi yang sifatnya strategis dan rahasia yang menjadi aset negara. Informasi rahasia yang dimiliki oleh suatu negara menjadi sasaran utama bagi pihak-pihak lawan atau yang tidak berkepentingan untuk dapat mengambil keuntungan baik dari aspek politis, sosial, ekonomis maupun yang terkait pertahanan dan keamanan negara.


Dalam Undang-undang ini dinyatakan bahwa dalam hal bela negara atau pertahanan negara, setiap warga negara mempunyai hak dan kewajiban yang sama. Mahasiswa dan/atau lulusan STSN merupakan SDM potensial dalam mendukung pertahanan negara karena memiliki kesiapan fisik, pengetahuan, dan kemampuan di bidang keamanan informasi. Dengan bermodalkan kesadaran akan pengamanan, mahasiswa dan/atau lulusan STSN memiliki dedikasi, loyalitas dan integritas tinggi yang dilengkapi dengan kemampuan dibidang keamanan informasi dan sandi.



Sekolah Tinggi Kesejahteraan Sosial (STKS)


Sekolah ini di bawah Kementerian Sosial RI.  Pendaftaran offline di Kemenkes RI, Bandung, Yogyakarta, Padang, Banjarmasin, Makassar, Jayapura, Palu.  Info di: www.stks.ac.id


Sekolah Tinggi Kesejahteraan Sosial (STKS) Bandung merupakan Perguruan Tinggi Kedinasan di bawah Kementerian Sosial RI yang menyelenggarakan program pendidikan Diploma IV Pekerjaan Sosial dan Program Pascasarjana Spesialis Pekerjaan Sosial. STKS berdiri sejak tahun 1964 sebagai peningkatan dari Kursus Kejuruan Sosial Tingkat Tinggi (KKST) dan berjangka waktu pendidikan selama 2 (dua) tahun, yang sebelumnya berbentuk Kursus Dasar Sosial A (KDSA) yang didirikan tahun 1957 dan berjangka waktu pendidikan selama 1 (satu) tahun. Sampai dengan tahun 1970, STKS Bandung hanya menyelenggarakan pendidikan Profesional Pekerjaan Sosial Tingkat Sarjana Muda. Pada tahun 1971 Program Pendidikan STKS ditingkatkan dengan dibukanya program sarjana (S1). Dengan adanya ketentuan dari Departemen Pendidikan dan Kebudayaan RI tentang dihapuskannya program sarjana muda, maka sejak tahun 1985 selain jenjang pendidikan S1, STKS juga menyelenggarakan program pendidikan jenjang Diploma III, kemudian jenjang pendidikan program Diploma IV dimulai sejak tahun akademik 1989/1990.


Sampai tahun 2011, jumlah lulusan STKS sebanyak 11.067 orang, terdiri atas lulusan program pendidikan KDSA, KKST, Sarjana Muda, Diploma III, Sarjana (S1) dan Diploma IV, serta Pascasarjana (S2). Alumni STKS Bandung tersebar di berbagai instansi pemerintah (kemensos RI, Kemendagri RI, KemenkeS RI, Kemendiknas RI, Kepolisian, TNI, dll.) pemerintah daerah, swasta maupun lembaga-lembaga internasional (UNICEF, UNDP, Save The Children, Plan International, dll.).


Pada tanggal 18 Januari 2001 status STKS sebagai Perguruan Tinggi Kedinasan dikukuhkan melalui Keputusan Presiden RI Nomor 14 Tahun 2001. Adapun Organisasi dan Tata Kerja STKS Bandung dikukuhkan dengan Keputusan Menteri Sosial RI Nomor: 24 PEG-HUK/2002, dan Peraturan Menteri Sosial RI Nomor: 51/HUK/2006 tentang Statuta STKS Bandung.


Disamping itu, berdasarkan Surat Persetujuan Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi Departemen Pendidikan Nasional RI Nomor: 15/D/T/05 tanggal 10 Januari 2005, mulai tahun akademik 2006 Sekolah Tinggi Kesejahteraan Sosial (STKS) Bandung menyelenggarakan Program Studi Profesi Pekerjaan Sosial (Spesialis-1/Sp-1). Program Pendidikan Spesialis-1 (Sp-1) Pekerjaan Sosial ini meliputi 2 (dua) konsentrasi yaitu Konsentrasi Pekerjaan Sosial Sosial Klinis dan Konsentrasi Pekerjaan Sosial Komunitas.



Sekolah Tinggi Pertanahan Nasional (STPN)


Sekolah ini berada di bawah naungan Badan Pertanahan Nasional RI.  Pendaftaran online di www.stpn.ac.id. Lokasi kuliah di Yogyakarta.

Sekolah Tinggi Pertanahan Nasional (STPN) adalah Perguruan Tinggi Kedinasan yang telah cukup lama hadir di Indonesia dan telah meluluskan dalam bilangan ribuan mahasiswa yang kini tersebar di seluruh tanah air. Keberadaan STPN yang memiliki sejarah panjang sebagai Perguruan Tinggi sejak tahun 1963 dengan nama Akademi Agraria, maka dapat digolongkan sebagai salah satu perguruan tinggi kedinasan tertua di Indonesia

Bila melihat dari kekhususan substansi pendidikannya yaitu Pendidikan Tinggi Pertanahan maka STPN merupakan satu-satunya perguruan tinggi yang menyelenggarakan pendidikan pertanahan secara terpadu, menekuni kekhususan bidang tersebut dan berusaha mengembangkannya sebagai salah satu cabang ilmu pengetahuan mandiri.


Lahirnya Akademi Agraria pada tahun 1963 yang merupakan cikal bakal STPN tidak dapat dipisahkan dengan lahirnya UUPA tahun 1960 yang membawa perubahan besar dalam hukum pertanahan yang berlaku di Indonesia. Ada lima misi utama yang dibawa dengan lahirnya UUPA tersebut yaitu:

1. Perombakan Hukum Agraria
2. Pelaksanaan Landreform
3. Penataan Penggunaan Tanah
4. Likuidasi hak-hak asing dalam bidang Agraria
5. Penghapusan sisa-sisa feodal dalam bidang agraria

Untuk dapat melaksanakan tugas berat tersebut maka diperlukan lebih banyak tenaga-tenaga ahli dan profesional yang mampu menangani dan mengelola tugas bidang pertanahan. Tenaga ahli dan profesional yang dimaksud disini adalah tenaga yang mempunyai kecakapan, kemahiran dan keterampilan untuk membina, mengembangkan dan atau melaksanakan tugas-tugas yang berkenaan dengan pengaturan penggunaan tanah, pengaturan penataan kembali penguasaan dan pemilikan tanah, pengaturan pendaftaran hak untuk mencapai kepastian hak dan pengaturan administrasi pertanahan baik di pusat maupun daerah disamping memiliki integritas kepribadian yang tinggi.


Oleh karena itu, Akademi Agraria yang kemudian dirubah menjadi Akademi Pertanahan Nasional terus ditingkatkan dan dikembangkan menjadi Sekolah Tinggi Pertanahan Nasional yang menetapkan program pendidikannya secara konsisten berupa program pendidikan keahlian


 

Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN)


Institut ini di bawah Kementerian Dalam Negeri RI.  Pendaftaran offline di Bagian Kepegawaian Daerah Kabupaten/ Kota seluruh Indonesia. Lokasi kuliah di Jakarta, Pekanbaru, Manado, Bukittinggi & Makassar.


Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) adalah salah satu Lembaga Pendidikan Tinggi Kedinasan dalam lingkungan Departemen Dalam Negeri Republik Indonesia, yang bertujuan mempersiapkan kader pemerintah, baik di tingkat daerah maupun di tingkat pusat. Pada 10 Oktober 2007, dalam sebuah sidang kabinet, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono memutuskan untuk mengubah IPDN menjadi Institut Ilmu Pemerintahan (IIP) menyusul terungkapnya kasus kekerasan yang terjadi di IPDN.

Berawal dari didirikannya Akademi Pemerintahan Dalam Negeri (APDN) di Malang Jawa Timur pada tanggal 1 Maret 1956 berdasarkan SK Mendagri No.Pend. 1/20/565 tanggal 24 September 1956 dengan Direktur Pertama dr. Raspio Woerjadiningrat. Untuk memenuhi kebutuhan akan tenaga kader aparatur pemerintah di tiap daerah, maka sejak tahun 1965 satu demi satu didirikan APDN di berbagai provinsi dan pada tahun 1970 telah berdiri 20 APDN di seluruh Nusantara, lokasi-lokasi APDN tersebut adalah di Banda Aceh, Medan, Bukittinggi, Pekanbaru, Jambi, Palembang, Tanjung Karang, Bandung, Semarang, Malang, Mataram, Kupang, Ujung Pandang, Manado, Pontianak, Banjarmasin, Palangka Raya, Samarinda, Ambon, dan Jayapura.

Sampai dengan tahun pendidikan 1991 yaitu tahun alumnus berakhimya operasi APDN di daerah-daerah telah menghasilkan 27.910 orang, yang penempatannya tersebar di 27 Propinsi. Kini para alumninya sudah mengembangkan diri untuk pendidikan selanjutnya dan pada umumnya sudah menduduki jabatan teratas di lingkungan Departemen Dalam Negeri. Untuk menyamakan pola pendidikan APDN dikeluarkan Keputusan Menteri Dalam Negeri No. 38 Tahun 1988 tentang Pembentukan APDN yang bersifat Nasional yang dipusatkan di Jatinangor, Sumedang Jawa Barat. Dalam proses perkembangan selanjutnya dikeluarkan Keputusan Presiden No.42 Tahun 1992, yang mengubah APDN menjadi Sekolah Tinggi Pemerintahan Dalam Negeri disingkat menjadi STPDN. Bagi lulusan Program D-IV STPDN berhak menyandang gelar "SSTP" (“Sarjana Sains Terapan Pemerintahan”). Lulusan atau alumni STPDN diharapkan memiliki tiga kompetensi dasar yaitu: Kepemimpinan (Leadership), Kepelayanan (Stewardship), Kenegarawanan (Statemanship).


Setelah terjadi kasus kekerasan pada praja Wahyu Hidayat yang menyebabkannya meninggal dunia, pemerintah melalui Departemen Dalam Negeri akhirnya memutuskan melebur Sekolah Tinggi Pemerintahan Dalam Negeri (STPDN) dan Institut Ilmu Pemerintahan (IIP) dalam wadah baru bernama Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) pada tahun 2005. Perubahan yang diatur Keppres Nomor 87/2004 tentang Penggabungan STPDN dan IIP dan Permen Dalam Negeri No. 29 tahun 2005 tentang Organisasi dan Tata Kerja IPDN, sebenarnya sudah dirancang sejak 1998 karena ada aturan yang membatasi setiap departemen hanya memiliki satu pendidikan kedinasan.


Pada 10 Oktober 2007, IPDN kembali diubah menjadi Institut Ilmu Pemerintahan (IIP), namun IIP yang baru ini tidak akan hanya mempunyai kampus di Jatinangor, melainkan juga di beberapa daerah lain seperti Bukittinggi (Sumatera Barat), Rokan Hilir (Riau), Makassar (Sulawesi Selatan), Manado (Sulawesi Utara), Mataram (Nusa Tenggara Barat), Kubu Raya (Kalimantan Barat), dan Jayapura (Papua). IIP juga akan berbeda dari IPDN dari segi sistem pendidikannya, meskipun pada saat keputusan perubahan ini diambil sistem pendidikan yang baru tersebut belum diatur secara dirinci.


 

Akademi Ilmu Permasyarakatan (AKIP)


Akademi ini berada di bawah Kementerian Hukum dan HAM. Pendaftaran online di www.depkumham.go.id atau http://www.akip.ac.id Lokasi kuliah di Depok.

Akademi ini terlahir berdasarkan 2 (dua ) peristiwa di bidang Hukum Nasional :

Tanggal 5 JULI 1963, penganugerahan Gelar Doktor Honoris Causa kpd SAHARJO, SH, Menteri Kehakiman menyatakan bahwa, pemasyarakatan adalah Tujuan pidana penjara ditetapkan menjadi penyuluh bagi petugas dalam memperlakukan narapidana


Tanggal 27 April 1964, yakni dimulainya Konferensi Nasional Kepenjaraan di Lembang Bandung menetapkan :


Perubahan sistem perlakuan terhadap narapidana di Indonesia dari sistem kepenjaraan ke Sistem Pemasyarakatan


Pemasyarakatan bukan hanya sekedar tujuan pidana penjara, melainkan sebagai suatu proses yang bertujuan pemulihan kesatuan kembali hubungan (integritas/integriteit) kehidupan dan penghidupan, yang terjalin antara individu terpidana dan masyarakat, menuju masyarakat adil dan makmur berdasarkan Pancasila.


Dalam rangka misi pemasyarakatan seterusnya, maka secepat mungkin didirikan Akademi Ilmu Pemasyarakatan agar nantinya tenaga - tenaga Kemekumham yang bersentuhan langsung dengan narapidana memiliki kemampuan untuk tujuan tersebut.



 

Sekolah Tinggi Teknologi Tekstil (STTT)


Sekolah tinggi ini berada di bawah Kementerian Perindustrian RI bekerja sama dengan Pemerintah Jerman. Informasi lengkap ada di http://www.stttekstil.ac.id. Pendaftaran secara offline langsung ke kampus STTT.


Sekolah Tinggi Teknologi Tekstil di mulai sejak tahun 1922 dengan nama Textile Inrichting Bandoeng (TIB) . Di era pemerintahan Indonesia, tahun 1954 dikembangkan menjadi Akademi Textil (AKATEX) . Akatex mempunyai dua program studi, yaitu teknik tekstil dan kimia tekstil, kedua program studi tersebut diselesaikan selama tiga tahun setengah dan lulusannya mendapat gelar Bachelor Tekstil (Bk.Teks) .


Tahun 1964, Akatex di ubah menjadi Perguruan Tinggi Ilmu Tekstil (PTIT) dengan program studi yang sama dan lulusannya mendapatkan gelar Sarjana Tekstil . Program studi PTIT diselesaikan selama lebih dari dua tahun setelah Akatex


Berdasarkan keputusan Menteri Perindustrian pada tahun 1966 di rubah lagi menjadi Institut Teknologi Tekstil (ITT) yang merupakan gabungan dari Akatex, PTIT, Balai Penelitian Tekstil (BaPT), dan Pilot Pemintalan.


Sejak tahun 1979, ITT dikembangkan menjadi dua lembaga, yaitu Balai Besar Pengembangan dan Penelitian Industri Tekstil (BBT) dan Sekolah Tinggi Teknologi Tekstil (STTT) . Pembentukan STTT ini kemudian diperkuat dengan Surat Keputusan Bersama Menteri   Perindustrian dan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor : 274/SK/VI/1981 dan 0182/0/1981 tangal 6 Juni 1981. STTT menyelenggarakn pendidikan vokasi Program Diploma IV (dengan masa studi selama 4 tahun) dan Program Diploma I (dengan masa studi selama 1 tahun). Sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 6 tahun 1999 tentang Pendidikan Tinggi, lulusan Program Diploma IV memperoleh sebutan Sarjana Sains Terapan (S.S.T) sedangkan lulusan Program Diploma I memperoleh sebutan Ahli Pratama (AP) .


Sampai saat ini STTT adalah satu-satunya perguruan tinggi di bidang teknologi tekstil milik Pemerintah Indonesia. Demikian daftar tempat kuliah semoga bermanfaat dan terus semangat untuk menggapai cita-cita, menjadi manusia yang berkualitas dari sisi sumber daya manusia.