Tampilkan postingan dengan label Penemuan terbaru. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Penemuan terbaru. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 13 April 2013

Robot-robot canggih modern

Kecanggihan teknologi manusia telah merubah kondisi dunia dalam segala bidang kehidupan begitu cepat termasuk penemuan terbaru sekitar robot. Selain menguntungkan bagi kehidupan robot-robot ini berpotensi juga menghancurkan kehidupan manusia, mengapa ? cermati yang berikut ini :

RoboDog


8 Penemuan Terbaru Robot Tercanggih Abad 21


RoboDog : Robot Militer
Namanya adalah Robodog. Robot ini merupakan senjata militer yang sangat mematikan. Memiliki julukan sebagai "the most advanced rough-terrain robot in the world" ini mampu menjelajah berbagai medan dan bahkan memanjat pohon. Jangan pernah berpikir untuk melarikan diri ketika berhadapan dengan robot berkaki empat ini, anda tidak akan bisa lolos darinya. Apabila jatuh ke tangan teroris, bayangkan apa yang terjadi? Siap menghadapi The Big Dog?

FemBot


8 Penemuan Terbaru Robot Tercanggih Abad 21


Fembot : Militer dan Model
'Perempuan' cantik ini bernama HRP4-C. Lebih dikenal dengan Fembot. Dibekali dengan kemampuannya untuk berperilaku seperti seorang wanita, FemBot bisa menjadi sebuah senjata yang sangat berbahaya. Kemampuan gerakan elasticnya yang luar biasa, membuatnya layak untuk berjalan diatas catwalk dan berpose bersama dengan model - model cantik.

Pernah menonton film Austin Power? Nah, robot ini merupakan wujud nyata dari robot film tersebut. Apabila dibekali dengan senjata yang canggih, bukan tidak mungkin FemBot bisa menjadi sebuah senjata pemusnah yang sangat mematikan. Jangan tertipu oleh kecantikannya, robot ini juga bisa diprogram untuk berlaku kejam tanpa memiliki perasaan bersalah. Bersiaplah para playboy yang gemar mempermainkan wanita, robot ini dengan senang hati akan membiarkan anda mempermainkannya, sebelum akhrinya menghabisi anda.

SAYA (Teacher Robot)



8 Penemuan Terbaru Robot Tercanggih Abad 21


SAYA : Bidang Pendidikan
Sebuah robot dari Jepang yang bernama SAYA, saat ini sudah menjadi pengganti guru di negeri Sakura tersebut. Robot yang diprogram dengan kurikulum sekolah dasar ini, telah menggantikan posisi guru dalam mengajarkan seluruh mata pelajaran. Dapat dibayangkan ketika suatu hari nanti seluruh guru digantikan oleh robot. Dengan mudahnya anak – anak usia dini akan mencerna semua kata – kata robot yang telah diprogram sebelumnya.

Tidak menjadi masalah ketika program yang di install pada robot tersebut sesuai dengan kurikulum, namun, ketika programnya terisi dengan program – program Brain Wash ala teroris, dapat dibayangkan nasib generasi kita mendatang. Didikan teroris sejak usia dini, kedengarannya mengerikan sekali bukan?

 RoboChild

8 Penemuan Terbaru Robot Tercanggih Abad 21



CB2 : Bidang Pendidikan
Child-Robot with Biomimetic Body disingkat dengan nama panggilan CB2 ini sekilas terlihat lucu dan menggemaskan. Robot yang sebelumnya diciptakan sebagai bahan penelitian untuk melihat prose tumbuh kembangnya seorang anak ini, dapat mengikuti sebanyak 56 gerakan otot. Ia pun memiliki 197 sensor di seluruh badannya yang bekerja seperti indra perasa pada manusia. Kamera yang diletakkan dimatanya pun mempunyai kemampuan untuk mengenali benda disekitarnya yang dalam bahasa manusia sering disebut sebagai mata.

Yang lebih hebat adalah, robot ini dapat berkembang selayaknya anak – anak yang tumbuh menjadi remaja, hingga akhirnya menjadi dewasa. Terpikirkah apa yang terjadi ketika robot ini mendapatan “pendidikan” yang buruk? Dengan kemampuan super yang dimilikinya, ia akan menjadi ‘Super Psikopat’ yang mengerikan.

 AirJellies

8 Penemuan Terbaru Robot Tercanggih Abad 21



AirJellies : Bidang Militer

Namanya adalah 'AirJellies'. Yup! sebuah robot ubur – ubur yang mampu melayang di udara. AirJellies memiliki kemampuan dan sifat yang sama dengan ubur – ubur yang kita jumpai di laut. Robot buatan Festo Automation Germany ini dapat melakukan gerakan yang terorganisir secara bersama – sama dalam satu kelompok dan menyerang targetnya. Mampukah marinir menghadapinya?

Robot Penguin

 
8 Penemuan Terbaru Robot Tercanggih Abad 21


Robot Pinguin : Bidang Pengetahuan
Bila anda berpikir bahwa gambar diatas adalah penguin, anda tidak dapat disalahkan. Robot penguin ini memang sangat mirip dengan penguin dalam segala hal. Perilaku, bentuk, dan suara yang sama.

Yang membedakan adalah ketahanan mereka yang lebih kuat dari penguin asli, kemampuan berenang yang lebih cepat, dapat bekerja secara berkelompok, dan yang lebih mengerikan adalah ketika mereka dibelali dengan senjata nuklir atau bio kimia yang dapat ditembakkan dari mulutnya....wuihh...radar yang canggih sekalipun akan sulit membedakan penguin yang asli dengan robot ini....hati - hati ketika bertemu dengan penguin, siapa tau dia adalah robot.

Army Robot


8 Penemuan Terbaru Robot Tercanggih Abad 21


Army Robot : Bidang Militer
Robot Bomb Sniffer dan Lethal Robot Soldiers telah digunakan pada perang Irak. Bahkan Pihak Militer mengklaim sedang menciptakan robot seukuran serangga yang dapat digunakan dalam misi mata – mata. Para ilmuwan menyatakan bahwa robot – robot ini memiliki kemampuan akurasi dan militansi beratus kali lipat dari tentara biasa. Agaknya kita harus mengucapkan selamat tinggal kepada Rambo dan James Bond.


Asimo - Serie Pembaca Pikiran 

8 Penemuan Terbaru Robot Tercanggih Abad 21


Asimo : Bidang Pelayanan
Robot yang dikenalkan oleh Honda sebagai ‘sahabat’ manusia ini, telah berkembang sangat pesat dari model awalnya. Asimo yang baru sudah dapat berjoget, membuatkan teh, bahkan mampu untuk menjadi konduktor sebuah symphony.

Pada awalnya, Asimo diciptakan untuk membantu mempermudah manusia dalam menyelesaikan pekerjaan sehari – hari. Tapi ketika para ilmuwan berencana untuk mengaplikasikan teknologi baru yang disebut sebagai “wirelessly relaying brain waves “ Asimo telah berubah menjadi sebuah 'monster' yang mengerikan. Kenapa? jangan bingung, teknologi baru yang diaplikasikan kepada ASIMO ini ‘hanya’ mampu membaca pikiran anda.

Manusia kuno ditemukan di Mesir.

Arkeolog dari Spanish National Research Council (CSIC) menemukan situs yang merupakan makam empat individu dan diduga berasal dari dinasti mesir kuno. Manusia kuno yang dimakamkan ini diyakini berusia 3.550 tahun lalu.

Dilansir Redorbit, Senin (8/4/2013), makam ini dipercaya telah ada sejak era kejayaan dinasti mesir kuno ke-17. Satu dari fosil individu yang ditemukan ini diyakini merupakan salah satu dari anak raja yang bertahta di kala itu.

Manusia kuno ini pernah hidup lebih dari 3.500 tahun lalu, di mana makam yang ditemukan ini berada di bukit Dra Abu el-Naga di tempat yang kini dikenal dengan nama Luxor. Akan tetapi, wilayah tersebut juga dahulu merupakan pemukiman kuno Thebes.

Expedisi ini merupakan bagian dari Proyek Djehuty, yang merupakan ekspedisi arkeologi Spanyol pertama untuk mempelajari makam Mesir. Penelitian ini dipimpin oleh peneliti Jose Manuel Galan dari Institute of Mediterranean.

Penemuan ini akan membantu para peneliti mempelajari lebih lanjut tentang periode sejarah Thebes, yang menjadi ibu kota kerajaan Mesir. Dinasti ke-17 ini merupakan bagian dari era yang dikenal sebagai Periode Menengan Kedua Mesir, yang berlangsung dari 1800 dan 1550 sebelum masehi.

Salah satu dari empat makam ini merupakan milik seseorang yang dikenal sebagai Intefmose. Terdapat 3 prasasti yang ditemukan di makam, yang menunjukkan Intefmose sebagai "anak raja".

Makam Intefmose terdiri dari sebuah kapel (gereja) kecil yang terbuat dari batu bata, yang dibangun di depan sebuah makam. Terdapat lorong yang mengarah ke ruang pemakaman dan sebuah lubang yang menuju ke ruang penguburan makam kedua. (fmh)

Banyak temuan arkeologi terbaru membuktikan bahwa manusia sudah hidup di muka bumi ini sejak ratusan ribu tahun yang lalu. Temuan arkeologi tersebut semakin menunjukkan bahwa sejarah manusia mungkin tidak hanya ada sekali saja, namun beberapa kali, dengan berbagai peradaban manusia yang berbeda pada periode sejarah yang berbeda.

Fosil Manusia Kuno di Korea

 

Today's Korea edisi Agustus menyebutkan bahwa arkeolog bekerja sama dengan Korean Academy of Social Sciences menemukan fosil manusia kuno dalam lava pada lokasi berbatu di Korea. Fosil tersebut terdiri dari tulang tengkorak, tulang panggul, tulang paha dan tulang pinggang seorang wanita, seorang anak muda, dan seorang anak kecil. Ini adalah yang pertama kalinya, fosil manusia kuno diketemukan dalam lava.
Setelah penelitian dilakukan di 5 lokasi jalur gunung berapi di daerah dekat fosil tersebut diketemukan, para peneliti yakin bahwa 5 jalur gunung berapi ini pernah meletus antara 700.000 dan 100.000 tahun yang lalu. Melalui analisa fluoresent dan high-magnetic, ditemukan bahwa fosil itu telah berumur 300.000 tahun.

Kegiatan Manusia Kuno di Tibet

 

Di daerah Deqing, Duilong, Tibet, telah ditemukan suatu lokasi kegiatan manusia kuno. Temuan itu membuktikan bahwa manusia hidup di Tibet sejak 20.000 tahun lalu, 10.500 lebih awal dari perkiraan sebelumnya. American Journal of Geo-physics terbitan nomor 29 menurunkan sebuah artikel yang ditulis oleh 2 orang profesor dari Hongkong University yang berjudul "Divisi Analisa Sejarah dari Cahaya Panas" menunjukkan suatu fosil tapak tangan dan kaki manusia kuno yang ditemukan di Tibet, juga membahas tentang lingkungan kuno di Tibet selama Zaman Es ke-4.
Artikel itu menyebutkan bahwa 85 km dari daerah Deqing, pada lereng dengan ketinggian 4.200 m, diketemukan fosil 19 telapak tangan dan kaki di antara lapisan batu kapur. Setelah dilakukan serangkaian analisa contoh telapak tersebut, ditemukan bahwa telapak itu berusia 20.000 tahun. Sebelum adanya penemuan ini, para ilmuwan peninggalan kuno di Tibet berpendapat bahwa lokasi Changdu digunakan antara 4.300-5.300 tahun lalu dan bahwa antara 16.000-24.000 tahun yang lalu daratan Tibet tertutup es, sehingga tidak ada manusia yang mungkin bisa hidup di sana. Para ilmuwan sekarang menentang teori lama ini.

Potongan Jari Manusia Kuno di Polandia

 

Arkeolog di Polish Academy of Sciences menemukan beberapa ibu jari dan kelingking manusia yang terpotong-potong rapi berusia sekitar 30.000 tahun lalu di sebuah gua pegunungan dekat Podehar, Polandia.
Lokasi peninggalan itu termasuk dalam arkeologi kelas 8, di mana manusia kuno hidup antara 28.000-9.000 tahun lalu. Potongan jari itu ditemukan pada pagar batu. Gigi hewan yang tajam yang berfungsi sebagai pelindung juga ditemukan bersama-sama jari tersebut, juga terdapat tanduk dan cangkang yang berguna sebagai hiasan. Peninggalan ini menunjukkan bahwa lokasi tersebut digunakan untuk pemujaan dewa atau leluhur. Pemotongan jari adalah ritual penting manusia kuno, dan biasanya dilakukan untuk suatu hubungan rahasia, sirkumsisi, dan penguburan. Para peneliti Polish melakukan penelitian arkeologi kelas 11 dalam gua ini, dan menemukan lokasi sampah yang ditinggalkan oleh penghuni dari beberapa waktu yang berbeda, di mana terdapat bangkai (dari makanan), peralatan dan jenis sisa/peninggalan lainnya.

Kerangka Manusia dan Pecahan Keramik di Mesir

 

Pada 7 Mei, Egyptian Supreme Committee for Historical Relics mengumumkan bahwa sebuah tim arkeolog Belgia berbasis di Mesir telah menemukan sebuah kerangka manusia yang berusia 30.000-33.000 tahun. Ini kerangka manusia tertua yang ditemukan di Afrika Utara.
Kerangka ini ditemukan di sebuah gua pegunungan di daerah Dandela, sekitar 550 km dari Kairo, ibukota Mesir. Kerangka ini dalam posisi duduk ketika ditemukan, dengan kepala menghadap ke langit timur. Selain itu, arkeolog itu juga menemukan pecahan keramik dari masa sejarah yang sama dalam gua tersebut.

Kegiatan Manusia Sepanjang Selat Taiwan

 

Arkeolog Taiwan pernah melakukan penyelidikan sekitar akhir tahun lalu di Pulau Dongshan, Provinsi Fujian. Para ahli mengidentifikasikan sekitar 100 fosil gigi taring gajah kuno, rusa david, dan lembu jantan yang hidup antara 10.000-30.000 tahun lalu. Mereka juga menemukan bekas pahatan, kikisan, penghalusan dengan menggunakan peralatan batu yang dilakukan oleh manusia pada 9 fosil tanduk rusa. Hal ini menunjukkan bahwa manusia kuno telah hidup di daerah yang sekarang dinamakan Selat Taiwan dan bahwa manusia kuno itu dapat menggunakan alat yang dibuat dari tanduk rusa untuk berburu. Hal ini juga membuktikan bahwa Selat Taiwan adalah sebuah daratan di mana manusia kuno dan mamalia pernah hidup 30.000 tahun yang lalu. (erabaru.or.id)*

Kamis, 28 Maret 2013

Berita baru dari NASA, ternyata umur bumi 13,8 juta tahun.

Ilmu pengetahuan terus berkembang, penemuan baru terus mengalir sebatas dan sejauh pengetahuan manusia. Dengan peralatan canggih manusia sampai kepada kesimpulan terakhir. Tetapi yakini saja bahwa manusia hanya sampai pada titik 10 dari perjalanan angka10 juta  berikutnya !

Simak berita tentang penemuan terbaru umur bumi ini :

Cape Canaveral, Florida (Reuters) - Penelitian saksama radiasi yang tersisa dari penciptaan alam semesta menunjukkan bahwa Dentuman Besar terjadi sekitar 13,8 miliar tahun yang lalu, 100 juta tahun lebih awal dari perkiraan sebelumnya, demikian menurut para ilmuwan pada Kamis.

Temuan tersebut merupakan salah satu hasil pertama dari analisis data yang dikumpulkan oleh pesawat ruang angkasa Planck milik Badan Antariksa Eropa, yang memberikan tampilan paling detail untuk menentukan usia sisa-sisa radiasi gelombang mikro yang memenuhi alam semesta.

Radiasi peninggalan ini pertama kali terdeteksi pada 1964 dan kemudian ditemukan oleh dua pesawat ruang angkasa NASA - COBE, diluncurkan pada 1989, dan WMAP, yang diluncurkan dua tahun kemudian. Dengan sensitivitas yang lebih besar, Planck telah mencatat detail dari variasi temperatur kecil di balik gelombang mikro kosmik tersebut.

Fluktuasinya, yang hanya memiliki perbedaan sekitar 100-seperjuta derajat, mirip dengan daerah yang sedikit lebih padat, tempat yang kemudian melahirkan bintang-bintang dan galaksi yang mengisi alam semesta.

“Kita seolah-olah mengganti televisi biasa dengan televisi beresolusi tinggi. Detail baru dan penting tersebut semakin jelas,” kata Paul Hertz, direktur astrofisika NASA kepada reporter lewat telepon.

Secara keseluruhan, data baru tersebut sesuai dengan model yang ada tentang bagaimana alam semesta berevolusi, tetapi juga menimbulkan beberapa teka-teki baru.

“Variasi dari beberapa tempat di peta yang telah dibuat oleh Planck mengungkap hal baru tentang apa yang terjadi dalam 10 nano-nano-nano-nano detik setelah Dentuman Besar ketika alam mengembang 100 triliun, triliun kali lipat,” kata Charles Lawrence, ilmuwan proyek Planck dari Jet Propulsion Laboratory NASA di Pasadena, California.

“Kita bisa melihat efek halus dari gravitasi yang menarik segala sesuatu yang ada di alam semesta.”

Dibandingkan dengan pengukuran terbaik sebelumnya, alam semesta ini sedikit lebih tua dan, secara mengejutkan, mengembang sedikit lebih lambat dari standar yang diakui saat ini.

Data Planck juga menunjukkan bahwa materi biasa - materi yang membentuk bintang, galaksi, planet dan  segala sesuatu yang terlihat – hanya menempati 4,9 persen ruang di alam semesta.

Materi gelap, yang tidak berinteraksi dengan cahaya tetapi dapat dideteksi dari gaya tarik gravitasinya, mengisi 26,8 persen dari alam semesta, hampir seperlima lebih besar dari perkiraan sebelumnya.

Sisa dari alam semesta adalah energi gelap, sebuah energi misterius dan baru ditemukan yang menentang gravitasi dan bertanggung jawab untuk mempercepat tingkat ekspansi alam semesta. Hasil temuan dari Planck menunjukkan energi gelap membentuk 69 persen alam semesta, lebih sedikit dari perkiraan sebelumnya.

Penelitian tersebut merupakan hasil pertama dari Planck yang telah mengorbit selama 15 bulan. Informasi tambahan, termasuk detail tentang bagaimana ledakan awal alam semesta terpolarisasi, diperkirakan akan dipublikasikan tahun depan. (gf/ik)

Senin, 14 Januari 2013

Temuan oksigen di tata surya


oksigen1

BADAN Ruang Angkasa AS, NASA menyelidiki temuan oksigen dari luar tata surya. Untuk pertama kalinya, sebuah pesawat ruang angkasa NASA telah mendeteksi oksigen dari luar sistem tata surya kita.
Oksigen tersebut berasal dari tempat lain di galaksi. 

Penemuan ini berasal dari pesawat ruang angkasa NASA Interstellar Boundary Explorer (Ibex), yang diluncurkan pada tahun 2008 untuk mempelajari kekacauan wilayah perbatasan tempat angin Matahari berbenturan dengan gas dingin dari ruang antar bintang.
Mengelilingi 200.000 mil di atas Bumi, satelit Ibex memergoki partikel-partikel yang mengalir ke dalam sistem tata surya.

Sebuah gelembung pelindung yang melingkupi Matahari dan planet-planet mencegah menyusupnya radiasi kosmik berbahaya, tetapi partikel netral dapat lewat dengan bebas, sehingga memungkinkan Ibex untuk memetakan distribusi mereka.
“Kami menemukan ini teka-teki besar bahwa materi di luar tata surya kita tidak seperti yang ada di bagian dalam,” kata David McComas dari Southwest Research Institute di San Antonio, Texas.

Menurut para ilmuwan, kehadiran ruang tanpa oksigen di luar tata surya tidak akan berpengaruh pada pencarian planet yang menyerupai bumi.
Geoff Marcy dari University of California, Berkeley mengatakan ada banyak oksigen dalam semua bintang di galaksi dan di dalam bahan asal terbentuknya bintang-bintang dan planet.
Sementara Ibex mengelilingi tepi tata surya dari orbit Bumi, pesawat ruang angkasa kembar bertenaga nuklir Voyager berada di tepi tata surya. Diluncurkan pada 1977, pesawat ruang angkasa Voyager telah mengeksplorasi batas tata surya sejak tahun 2004.

Para ilmuwan mengatakan, dalam hitungan bulan atau tahun, Voyager 1 akan keluar dari tata surya dan menjadi satelit buatan manusia pertama yang menyeberang ke ruang antar bintang.

Penemuan species baru di Indonesia

Dari sekian banyak spesies yang ditemukan di Indonesia, berikut lima penemuan yang bisa dikatakan paling menarik:

1. Monster Garuda

Spesies ini tentu saja bukan monster yang sebenarnya. Dia sejatinya adalah Tawon spesies baru yang ditemukan di Mekongga, Sulawesi. Nama ilmiah untuk spesies ini belum ditetapkan, tetapi memakai nama “Garuda” karena berasal dari Indonesia.
Tawon spesies ini dijuluki monster karena penampakannya yang menyeramkan, memiliki mandibula (rahang bawah) bak ninja, dan rahang yang lebih besar dari kaki depannya. Sejumlah peneliti dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) terlibat dalam penemuan spesies ini.

2. Katak bertaring
Inilah monster lain yang ditemukan pada tahun 2011. Bukan hanya satu, melainkan 13 spesies. Beberapa ilmuwan asal Indonesia seperti M Iqbal Setiadi, Jatna Supriatna dari Universitas Indonesia, dan ilmuwan lainnya terlibat dalam penelitian yang dipublikasikan di American Society of Naturalist pada 18 Juli 2011.
Sejumlah 13 spesies katak bertaring masuk dalam genus Limnocetes. Ciri katak ini adalah memiliki tonjolan serupa taring di rahang bagian bawah. Ada satu spesies yang memiliki kaki berselaput tebal seperti kaki bebek untuk beradaptasi dengan derasnya arus sungai. Ada juga katak yang melakukan fertilisasi internal atau pembuahan dalam tubuh serta memelihara anakannya. Cara ini langka karena umumnya katak melakukan fertilisasi eksternal dan tidak memelihara anakan.

3. Ikan pelangi dari Raja Ampat 
Spesies ikan pelangi yang cantik ditemukan di wilayah eksotis Raja Ampat, bagaikan peri atau bidadari dari surga. Nama spesies ikan pelangi yang ditemukan adalah Melanotaenia salawati. Penemuannya dipublikasikan di International Journal of Ichtyology Cybium. Ilmuwan asal Indonesia, Kadarusman Loba, adalah salah satu yang terlibat dalam penemuan ini.
Ikan Pelangi Salawati ditemukan di Sungai Doktor, bagian barat Pulau Salawati, sekitar 64 km dari Sorong. Spesies ini memiliki tubuh berbalut warna ungu serta tutup insang yang berwarna emas dengan noktah hijau. Bagian perutnya berwarna violet dengan noktah biru. Ikan Pelangi Salawati adalah spesies ikan pelangi ke-19 yang ditemukan di wilayah Kepala Burung Papua.

4. Anggrek Frankieana
Anggrek yang bernama latin Vanda frankieana ini ditemukan oleh ilmuwan LIPI, Destario Metusala, yang bekerja sama dengan pakar anggrek Singapura, P O’Byrne. Penemuan spesies ini dipublikasikan di Malesian Orchid Journal volume 9 tahun 2012 nanti. Vanda frankieana tumbuh alami di Kalimantan. Spesies ini memiliki 1-5 kuntum bunga yang cukup besar, kaku, dan mengilat seperti berlilin dengan lebar 3,8-4,4 cm dan tinggi 3,6-4,2 cm. Sosok tanaman dapat mencapai tinggi 50 cm. Jenis anggrek ini berbunga pada bulan November, Desember, Februari, dan Maret. Warna bunganya kuning cerah dengan totol merah marun. Usaha mendeskripsikan anggrek ini sebagai spesies baru sudah dilakukan sejak 140 tahun lalu.
5. Kelelawar Sulawesi 
Jenis kelelawar yang ditemukan di Sulawesi ini adalah Thoopterus suhaeniahi. Pakar kelelawar dari LIPI, Ibnu Maryanto, adalah penemunya. Kelelawar tersebut berperan dalam penyerbukan kayu besi. Spesies kelelawar ini adalah salah satu wujud kekayaan jenis kelelawar di Indonesia. Sebanyak 225 jenis kelelawar saat ini eksis di Nusantara, atau 11 persen dari total kelelawar yang ada di dunia.

Penemuan terbaru tentang segitiga bermuda


Beberapa ilmuwan Amerika Serikat dan Perancis serta negara lainnya pada saat melakukan survey di area dasar laut Segitiga Bermuda,Samudera Atlantik. Hasil survery mereka menemukan sebuah piramida berdiri tegak di dasar laut yang tak pernah diketahui orang, berada dibawah ombak yang menggelora!.

Panjang sisi dasar piramida ini mencapai 300 meter,tingginya 200 meter,dan jarak ujung piramida ini dari permukaan laut sekitar 100 meter.Jika bicara tentang ukuran,piramida ini lebih besar skalanya dibandingkan dengan piramida Mesir kuno yang ada di darat.
Di atas piramida terdapat dua buah lubang yang sangat besar,air laut dengan kecepatan tinggi melalui kedua lubang ini,dan oleh karena itu menggulung ombak yang mengamuk dengan membentuk pusaran raksasa yang membuat perairan disekitar ini menimbulkan ombak yang dahsyat menggelora dan halimun pada permukaan laut.Penemuan terbaru ini membuat para ilmuwan takjub.
Bagaimanakah orang dulu membangun piramida dan hidup didasar laut dengan lautnya yang gemuruh menggelora? Ada beberapa ilmuwan Barat yang berpendapat bahwa Piramida di dasar laut ini mungkin awalnya dibuat diatas daratan,lalu terjadi gempa bumi yang dahsyat,dan tenggelam ke dasar laut seiring dengan perubahan di darat.

Ilmuwan lainnya berpendapat bahwa beberapa ratus tahun yang silam perairan di area Segitiga Bermuda mungkin pernah sebagai salah satu landasan aktivitas bangsa Atlantis,dan Piramida di dasar laut tersebut mungkin sebuah gudang pemasokan mereka.
Ada juga yang curiga bahwa Piramida mungkin sebuah tanah suci yang khusus dilindungi oleh bangsa Atlantis pada tempat yang mempunyai sejenis kekuatan dan sifat khas energi kosmosnya.

Piramida ini bisa menarik dan mengumpulkan sinar kosmos,medan energi atau energi gelombang lain yang belum diketahui.Struktur pada bagian dalamnya mungkin adalah resonansi gelombang mikro,yang memiliki efek terhadap suatu benda dan menghimpun sumber energi lainnya.
Benarkah demikian? Master Li Hongzhi dalam buku Zhuan Falun mempunyai penjelasan tentang penemuan peradaban prasejarah sebagai berikut:
“Di atas bumi ada benua Asia,Eropa,Amerika Selatan,Amerika Utara,Oceania,Afrika dan benua Antartika,yang oleh ilmuwan geologi secara umum disebut ‘lempeng kontinental’.Sejak terbentuknya lempeng kontinental sampai sekarang,sudah ada sejarah puluhan juta tahun.

Dapat dikatakan pula bahwa banyak daratan berasal dari dasar laut yang naik ke atas,ada juga banyak daratan yang tenggelam ke dasar laut,sejak kondisi ini stabil sampai keadaan sekarang,sudah bersejarah puluhan juta tahun.

Namun dibanyak dasar laut,telah ditemukan sejumlah bangunan yang tinggi besar dengan pahatan yang sangat indah,dan bukan berasal dari warisan budaya umat manusia modern,jadi pasti bangunan yang telah dibuat sebelum ia tenggelam ke dasar laut.” Dipandang dari sudut ini,misteri asal mula Piramida dasar laut ini sudah dapat dipecahkan