Sabtu, 26 Januari 2013

Siapa yang bisa membaca dirinya akan kenal tuhannya!


Membaca adalah kegiatan belajar sejak awal manusia,membaca dan mencontoh dengan melihat. Pelajaran disekolah dengan membaca buku bacaan yang disarikan dari kehidupan, dengan membaca cepat orang akan mudah mengakses bacaan dan pengetahuan yang lebih banyak, Setelah itu dia harus bisa membaca kehidupan untuk bisa belajar dengan baik, jadi orang yang tidak bisa membaca adalah orang buta. Bagaimana seharusnya membaca itu ?

1. Belajar membaca tulisan.
Tahab awal belajar membaca huruf yang tertera dalam buku atau tulisan. dengan membaca seperti ini kita akan mudah mendapatkan pengetahuan melewati buku, koran atau tulisan lain.

2. Belajar membaca kehidupan.
Setelah itu baru belajar membaca keadaan atau fenomena yang terjadi di alam semesta ini. Kemampuan membaca suatu kejadian.peristiwa akan menambah pengetahuan kita tentang sesuatu. Kehidupan yang begitu komplek ini merupakan sumber pengetahuan yang tidak terbatas.

3. Membaca orang lain.
Salah satu objek yang sering dibaca oleh orang adalah orang lain yang ada di lingkungannya. Kemampuan membaca orang lain ini sebenarnya bagus jika diambil positipnya dan hanya membaca dengan kebenaran, tetapi kesannya negatif karena kebanyakan kemudian menilai kekurangan orang lain.

4. Membaca Diri sendiri.
Dengan membaca diri sendiri kita akan mengetahui asal kita mau kemana, apa yang terjadi dengan diri kita dan hati kita, begitu rumit dan sempurnanya tuhan telah menciptakan diri kita. Dengan kemampuan membaca fenomena diri ini akan timbul kesadaran berketuhanankarena mengerti jati dirinya. Inilah awak kepahaman manusia kepada kekuasaan tuhan.

Jadi janganlah menilai orang lain tetapi nilailah diri sendiri, jangan menyalahkan orang lain karena semua hal itu bersumber kepada diri sendiri, menjadi orang bijaksana adalah mulia dan mereka yang bijak selalu sibuk dengan menilai dan membaca dan belajar tentang dirinya bukan sibuk dengan orang lain.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar