Sabtu, 27 April 2013

Omar terusir dari Arab Saudi karena terlalu tampan !

BEBERAPA waktu lalu terjadi sebuah insiden di Arab Saudi yang menyita perhatian publik internasional. Ada 3 pria yang dideportasi dari Riyadh karena memiliki wajah terlalu ganteng. Kini sudah terkuak salah satu dari mereka.

Salah satu dari tiga pemuda asal Abu Dhabi, Uni Emirat Arab, itu bernama Omar Borkan Al Gala. Ia memiliki profesi sebagai fotografer fashion sekaligus aktor dan penyair. Kini Omar menjadi selebriti dadakan di dunia maya sejak berita pengusiran tersebut menjadi sorotan.

Omar sendiri sempat menulis status di Facebook-nya tentang berita pengusiran dirinya. “Inilah yang ditulis di media-media seluruh dunia, pria UEA diminta tinggalkan Saudi karena “terlalu tampan'," tulisnya pada 21 April.
 

Kini akun Facebook milik Omar di-Like sebanyak 73.385 akun dan belasan ribu membicarakannya. Banyak akun yang menulis komentar di beberapa foto diri Omar dalam berbagai gaya tersebut. Tak hanya di Facebook, mereka juga memuji-muji ketampanan Omar di Twitter.

“Inilah wajah yang membuat seseorang bisa diusir karena ketampanannya,” tulis seorang netter. “Gantengnya sumpah kebangetan,” puji netter lainnya.

“Omar Borkan Al Gala. Ibarat teh secangkir gulanya sekilo. Jelas kemanisan!”

Terlihat bahwa Omar pun pernah menulis status soal kecantikan wanita yang menurutnya harus dilihat dari kedua matanya. “The beauty of a woman must be seen from in her eyes, because that is the doorway to her heart, the place where love resides” begitu bunyi salah satu statusnya.

 
Pada awal April sempat heboh berita 3 pemuda diusir dari acara “Jenadrivah Heritage & Cultural Festival”. Para polisi syariah mengamankan ketiga pria tersebut karena dianggap terlalu tampan. Mereka khawatir kehadiran pria-pria itu membuat para pengunjung wanita tergoda.

Yang menarik, pada 21 April lalu, Omar pun memposting pemberitaan soal dirinya yang diusir dari Saudi karena dianggap terlalu tampan. “This is what written in newspapers in over the world :) UAE men ordered to leave Saudi Arabia for being ‘too handsome’.” (wkc/dnc-bh)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar